Breaking News:

Pemko Medan Adakan Program E-Katalog Untuk Bantu UMKM Terdampak Pandemi, Berikut Syarat Daftarnya

Pemko Medan menggalakkan Program E-Katalog untuk bantu pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA
Seorang penjaga gerai UMKM milik Pemko Medan di lantai 1 Mal Manhattan Medan beberapa waktu lalu. Pemerintah Kota Medan menggalakkan program E-Katalog yang diperuntukkan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19.(TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Pemerintah Kota Medan menggalakkan program E-Katalog yang diperuntukkan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19

Kepala Bidang Pemberdayaan UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan, Risnata Sugiati Tambunan mengatakan, program E-Katalog merupakan program untuk memaksimalkan penggunaan produk UMKM dalam setiap kegiatan di wilayah Kota Medan. 

"Jadi Pemerintah Kota Medan di bawah pimpinan Wali Kota Bobby Nasution menginginkan produk lokal yang dibuat UMKM memiliki peranan besar dalam setiap kegiatan di lingkup Pemko Medan maupun lingkup yang lebih luas lagi," ujar Risnata, Senin (30/8/2021). 

Baca juga: Wali Kota Medan Akui Pelaku UMKM Babak Belur di Masa Pandemi Covid-19, Ini Langkah Pemko Medan

Risnata mengatakan, E-Katalog bertujuan agar setiap kebutuhan barang, makanan, serta produk lainnya yang dibutuhkan dalam setiap kegiatan Pemko Medan baik di masing-masing kecamatan dan OPD agar dapat memanfatkan produk UMKM

"Misalnya dalam satu acara membutuhkan nasi bungkus, maka nasi bungkusnya disuplai dari UMKM yang sudah masuk dan terdata di E-Katalog," ucapnya. 

Risnata juga menuturkan terdapat beberapa persyaratan bagi UMKM agar dapat terdata dalam E-Katalog milik Pemko Medan

"Syarat-syaratnya yakni harus ada NPWP atas nama diri sendiri, memiliki ijin usaha Industri Rumah Tangga atau SPP-PIRT," tuturnya. 

Baca juga: Balai Standardisasi Metrologi Legal Regional I Sosialisasikan Aturan Label Kemasan bagi Pelaku UMKM

Selain itu, kata Risnata, dalam E-Katalog juga melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain di luar Dinas Koperasi dan UMKM

"Jadi di E-Katalog ini berkolaborasi antar OPD seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan berkolaborasi masing-masing membantu pemenuhan kelengkapan UMKM. Termasuk dengan kecamatan kita berkolaborasi untuk menghimpun data-data," katanya. 

Menurut Risnata, pelaku UMKM harus mampu beradaptasi dengan situasi pandemi untuk dapat bertahan termasuk dengan mengikuti program pemberdayaan dan perluasan jenis produk UMKM yang dihasilkan. 

Baca juga: LOGIN eform.bri.co.id/bpum/ banpresbpum.id, Cara Cek Penerima BLT UMKM Tahap III, 1,2 Juta Cair

"Mereka (UMKM) sudah mulai lebih bersemangat untuk memulai usahanya. Karena di masa sekarang kalau diam di rumah sudah tidak mungkin lagi. Tetap berusaha dengan menjaga prokes,"

"Saya bilang kepada pelaku UMKM jangan stagnan di satu usaha, harus berani maju. Misalnya yang dulu jualan tas, omzet tidak berkembang. Coba diubah ke produksi masker, akan lebih banyak omzet," pungkasnya.(cr14/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved