Breaking News:

Anti Vaksin, Seorang Pria Ancam Ceraikan Istrinya Jika Lakukan Vaksinasi Covid-19

Baru-baru ini, tangkapan layar percakapan antara seorang wanita dan pengacaranya beredar di seluruh media sosial.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
Shutterstock
Anti Vaksin, Seorang Pria Ancam Ceraikan Istrinya Jika Lakukan Vaksinasi Covid-19. Foto Ilustrasi Vaksinasi 

TRIBUN-MEDAN.com – Baru-baru ini, tangkapan layar percakapan antara seorang wanita dan pengacaranya beredar di seluruh media sosial.

Tangkapan layar yang dibagikan di Twitter oleh pengacara itu sendiri menunjukkan wanita itu telah menghubunginya.

Dari percakapan itu diketahui suami wanita itu mengancam akan menceraikannya jika wanita itu melakukan vaksin Covid-19.

Menurut Harian Metro, ibu rumah tangga tersebut menghubungi pengacara Syarie untuk memastikan apakah perceraian bisa terjadi atau dianggap sah karena alasan tersebut.

Baca juga: Ribuan Driver Gojek Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Poltekpar Medan

Baca juga: Terekam Kamera Aksi 2 Wanita Serobot Antrean, Ambil Jarum Suntik Lalu Vaksin Sendiri Temannya

Pengacara Maryam Wafda Kamilen dari Messrs. Wafda & Associates mengkonfirmasi dan membenarkan kejadian tersebut benar terjadi.

Kejadian tersebut menurutnya memberikan lebih banyak wawasan tentang kisah wanita itu.

Seperti dilansir Harian Metro, Maryam mengatakan ibu rumah tangga itu mengambil vaksin dosis pertama tanpa sepengetahuan suaminya.

Percakapan antara si istri dan pengacara diunggah ke media sosial. Si istri bertanya apakah bisa bererai jika diancam suami.
Percakapan antara si istri dan pengacara diunggah ke media sosial. Si istri bertanya apakah bisa bererai jika diancam suami. (Twitter)

Karena pasangan itu menjalani hubungan jarak jauh, mereka kemudian berbicara melalui telepon tentang vaksin dan pria itu melarang istrinya untuk melakukannya.

Kasusnya tidak diterima di firma hukum

Menurut Harian Metro, kasus tersebut tidak diterima oleh firma hukumnya.

Sebaliknya, dia menyarankan ibu rumah tangga untuk merujuk kasus ini ke Pengadilan Syariah untuk konfirmasi.

Maryam juga berbagi bahwa dia telah menemukan empat kasus lain dengan masalah yang sama sejak merebaknya Covid-19 dan kebutuhan orang untuk divaksinasi.

Baca juga: Korban Longsor Lau Bawang Karo Terima Bantuan Sosial Rp 15 Juta dan Perabot

Baca juga: Baru Dibocorkan WHO, Inilah Golongan Rentan Terpapar Covid-19 Meski Sudah 2 Kali Vaksin

Dia juga mengatakan bahwa dia dan timnya siap menawarkan layanan mereka kepada semua ibu rumah tangga yang menghadapi situasi yang sama.

Ia menambahkan, ibu-ibu rumah tangga yang berada dalam situasi seperti itu harus segera mengajukan kasusnya ke Pengadilan Syariah.

(yui/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved