Breaking News:

Prapid Tersangka Korupsi

Bah, Malu Kali, Kejari Tanjungbalai Kalah Prapid dari Tersangka Korupsi Jalan Lingkar

Kejari Tanjungbalai dipecundangi tersangka korupsi jalan lingkar. Jaksa kalah diprapidkan oleh tersangka korupsi tersebut

Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI
Proses sidang prapid perkara Tipikor yang di tangani oleh Kejari Tanjungbalai Asahan di Pengadilan Negeri Tanjungbalai, Selasa(31/8/2021).(TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI) 

TRIBUN-MEDAN.COM,TANJUNGBALAI-Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungbalai dipermalukan oleh tersangka korupsi Jalan Lingkar, Kelurahan Sei Merbau, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

Dalam sidang gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, tersangka berinisial RNM itu berhasil mengalahkan Kejari Tanjungbalai, Selasa (31/8/2021).

Hakim yang mengadili perkara ini menyatakan bahwa penyelidikan yang dilakukan Kejari Tanjungbalai tidak sah.  

"Mengadili, dengan ini hakim memutuskan tersangka terbebas dari jerat hukum, dan meminta agar tersangka dibebaskan," kata hakim tunggal Joshua Joseph Eliazer Sumanti di Ruang Cakra, PN Tanjungbalai.

Baca juga: Diduga Jebak dan Gebuki Warga saat Penangkapan, Sat Res Narkoba Polres Sergai Kalah Prapid

"Menimbang, berdasarkan keterangan saksi ahli yang bersaksi dibawah sumpah mengatakan penetapan tersangka tidak dapat dilakukan dengan bukti yang sama dengan tersangka sebelumnya yang sudah terpidana," kata hakim.

Sehingga, Pasal 2 ayat 1, Sub Pasal 3 jo Pasal 18 UU RI No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana di ubah dalam UU RI nomor 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana yang di sangkakan terhadap tersangka dinyatakan gugur.

Sementara Kasi Intelejen Kejari Tanjungbalai, Dedi Saragih mengatakan akan mengajukan surat perintah penyidikan yang baru untuk perkara yang serupa.

"Mungkin kami akan mengajukan surat perintah penyidikan yang baru dalam kasus yang sama," kata Dedy.

Menurutnya, hal itu dilakukan karena belum masuk ke pembahasan materil, dan masih dalam hukum formil.

Baca juga: SETELAH Kejaksaan Bebaskan 4 Nakes Mandikan Jenazah Wanita, Tim Kuasa Hukum Lawan, Ajukan Prapid

"Akibat alasan tersebut, maka kami akan mengajukan surat penyidikan yang baru. Untuk sementara ini kami akan mengeluarkan yang bersangkutan sesuai dengan keputusan Pengadilan," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved