Breaking News:

Sekolah Tatap Muka Diizinkan di Karo, Bupati: Hanya Zona Hijau dan Kuning

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, telah memberikan izin untuk dilangsungkannya proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Royandi Hutasoit
ilustrasi/ist/tribun jabar
ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, telah memberikan izin untuk dilangsungkannya proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Diketahui, Kabupaten Karo saat ini masuk ke dalam PPKM level tiga yang masuk kategori diperbolehkan PTM terbatas oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara. 

Berdasarkan keterangan dari Bupati Karo Cory br Sebayang, pihaknya kemarin telah mengikuti rapat virtual dengan Gubernur Sumatera Utara untuk membahas perihal PTM terbatas ini.

Dirinya mengatakan, dari hasil rapat kemarin jika Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memperbolehkan proses PTM terbatas dilangsungkan di daerah yang masuk dalam PPKM level tiga, dua, dan satu. 

"Kemarin kita sudah rapat, dan Gubernur memutuskan agar dilakukan PTM terbatas," ujar Cory, Selasa (31/8/2021).

Namun begitu, Cory menjelaskan berdasarkan putusan kemarin jika Pemerintah Daerah (Pemda) juga memiliki wewenang untuk memutuskan hal ini.

Dirinya mengatakan, saat ini pihaknya telah memutuskan jika PTM terbatas bisa dilakukan di Kabupaten Karo. Dengan kebijakan, untuk daerah yang masuk zona merah belum boleh dilangsungkan PTM terbatas. 

"Yang memang zona hijau dan kuning, itu bisa dilakukan PTM terbatas, kita sudah bolehkan. Tapi untuk desa yang masuk zona merah jangan dulu dibuka sekolahnya," ucapnya. 

Ketika ditanya kapan akan dilangsungkan PTM terbatas ini di Kabupaten Karo, Cory menjelaskan nantinya hal ini pihaknya mengerahkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Karo.

Dirinya mengatakan, perihal bagaimana prosedur pembelajarannya itu diatur oleh Dinas Pendidikan dan sesuai dengan yang telah dilakukan simulasi beberapa waktu lalu. 

Cory juga menegaskan kepada dinas dan pihak sekolah, agar selalu mematuhi protokol kesehatan pada saat dilakukan PTM terbatas nantinya.

Dirinya menyebutkan, ia juga meminta kepada pihak sekolah terutama guru untuk berperan aktif dalam mengatur siswa agar tidak terjadi kerumunan di sekolah. 

"Dan bagi guru yang datang dari luar daerah apalagi zona merah, jangan dulu kasih masuk," pungkasnya.

(cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved