Breaking News:

Cara Bobby Nasution Kerek Pertumbuhan Ekonomi saat Pandemi Covid-19

Kepala Bappeda Kota Medan, Benny Iskandar mengatakan, Pemerintah Kota Medan akan fokus pada program kerja terhadap akselerasi pemulihan ekonomi

Editor: jefrisusetio
Tribun-medan.com/Rechtin
Wali Kota Medan Bobby Nasution saat ditemui di Kantor Camat Medan Johor, Selasa (31/8/2021). Bobby Nasution meminta maaf soal petugas parkir di Medan yang cekcok dengan pengendara mobil di kawasan Kesawan.  

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kepala Bappeda Kota Medan, Benny Iskandar mengatakan, Pemerintah Kota Medan akan fokus pada program kerja terhadap akselerasi pemulihan ekonomi masyarakat. Seperti melakukan pemberdayaan sosial. 

"Setelah covid-19 ini diharapkan dapat tertangani dengan baik, maka Pak Wali ingin ekonomi masyarakat dapat kembali pulih akibat dampak dari covid-19 tersebut. Oleh sebab itu, kegiatan ekonomi kemasyarakatan akan terus dikembangkan," katanya. 

Ia menjelaskan, pemulihan ekonomi masyarakat dilakukan lewat pengembangan UMKM dan menggerakan perekonomian di Kota Medan. Apalagi, selama ini, ekonomi sangat terpuruk akibat pandemi Covid-19

Selain itu, kata dia, Pemko Medan akan mempercepat pembangunan infrastruktur dengan melibatkan masyarakat. Artinya, masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat Covid-19 bisa diberdayakan untuk membantu pembangunan infrastruktur di Kota Medan

"Dengan percepatan pembangunan infrastruktur maka akan banyak terserap tenaga kerja, jadi masyarakat yang sebelumnya kehilangan pekerjaan dapat bekerja apakah menjadi tukang atau mandor, misalnya sebagai contoh pembangunan infrastruktur yang bersumber dari dana Kelurahan bisa dikerjakan secara padat karya tidak perlu lagi pihak ketiga sehingga masyarakat itu memiliki pekerjaan."jelas Benny Iskandar.

Selain pemulihan ekonomi masyarakat, di tahun 2022 nanti Wali Kota Medan juga tetap memfokuskan pembangunan infrastruktur dasar guna mewujudkan visi dan misi Wali Kota Medan menjadikan kota Medan yang berkah dan kondusif.

"Di tahun 2022 nanti Pak Wali Kota juga tetap memfokuskan pembangunan infrastruktur dasar seperti perbaikan jalan, drainase, penanganan kebersihan dan juga peningkatan pelayanan kesehatan khususnya pelayanan yang ada di Puskesmas."pungkas Benny Iskandar.

Program yang telah ditetapkan Wali Kota Medan ini juga mendapat dukungan dari Indra Fauzan, SHI, M.Soc.Sc. PhD selaku Dosen Fisip USU. Menurutnya, diawal Pemerintahan Wali Kota Medan sudah memprioritaskan terhadap lima sektor penting seperti penanganan covid-19, penangan banjir, kebersihan, perbaikan infrastruktur dan pengembangan UMKM.

" tentunya Wali Kota memiliki alasan tersendiri dan terukur akan target-target seperti itu."kata Indra Fauzan.

Indra juga menyarankan agar Wali Kota Medan juga memperbaiki sistem birokrasi di lingkungan Pemko Medan khususnya di sektor pelayanan publik.

"sektor ini saya rasa yang selalu  bermasalah, perlu adanya inovasi dan kreativitas dalam membuat terobosan terhadap reformasi birokrasi. karena tagline beliaukan kolaborasi, bagaimana tiap-tiap OPD mampu membangun kolaborasi dan berkoordinasi dalam satu rentak kerja yang diinginkan wali kota," ungkapnya. 

(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved