Breaking News:

Ribuan Guru SD dan SMP di Deliserdang Belum Disuntik Vaksin Covid-19

Ribuan guru di Deliserdang belum disuntik vaksin Covid-19 jelang penerapan pembelajaran tatap muka terbatas pada 6 September.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Liston Damanik
Tribun Medan/HO
Wakil Bupati Deliserdang M Ali Yusuf Siregar memberikan arahan kepada para guru di SMP Negeri 4 Tanjung Morawa karena akan dilakukan pembelajaran tatap muka terbatas dalam waktu dekat Selasa, (31/8/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Ribuan guru di Deliserdang belum disuntik vaksin Covid-19 jelang penerapan pembelajaran tatap muka terbatas pada 6 September.

 Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Pendidikan Dinas Pendidikan Deliserdang, Jumakir, mengatakan, masih ada sekitar seribu orang guru sekolah dasar yang belum divaksinasi. 

Padahal waktu pembelajaran tatap muka akan mulai dilakukan pada 6 September mendatang. 

"Dari 368 SD negeri yang ada di Deliserdang untuk guru yang sudah vaksin ada 4.328 orang yang sudah. Kalau yang belum ada 1.357 orang lagi. Untuk guru tingkat SMP sudah sampai 80 persen juga yang sudah vaksin,"ucap Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Pendidikan Dinas Pendidikan Deliserdang, Jumakir Rabu, (1/9/2021). 

Dinas Pendidikan mengakui bahwa saat ini mereka juga sudah menerima Instruksi Gubernur Sumut terkait persoalan pembelajaran tatap muka terbatas. 

Dalam instruksi itu guru yang diperbolehkan untuk mengajar adalah guru yang sudah divaksin. 

Terkait hal ini Jumakir pun menyebut mereka akan berusaha untuk melakukan penyesuaian. 

"Kalau dari Kemendikbud bagi yang belum divaksin kalau memang sehat dan mengikuti protokol kesehatan bisa juga (mengajar) karena kondisi kebutuhan guru. Sesuai data kita guru ada yang beberapa belum divaksin karena memang kondisi vaksin kita yang masih kurang dan ada yang karena punya penyakit bawaan. Kalau arahan kita sama guru-guru sudah lama," kata Jumakir. 

Jumakir menambahkan mulai pekan depan direncanakan para pelajar di Deliserdang akan menjalani vaksinasi. 

Disebut mereka sudah menerima surat dari Komite Intelijen Daerah Sumut yang meminta agar dinas mendukung vaksinasi yang akan dilakukan kepada para pelajar. 

Terkait hal ini dinas pun disebut mendukungnya namun tetap siswa yang divaksin harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari orangtua atau wali.

"Persetujuan orang tua tetap akan dipinta  karena kalau ada kenapa-kenapa kan susah nanti kalau enggak ada dipinta persetujuan. Jangan sampai nanti demam anaknya kita pula yang disalahkan nanti. Tapi yang jelas vaksinasi inikan tujuannya bagus,"ucap Jumakir.

Bupati Deliserdang Ashari Tambunan sebelumnya sudah mengumumkan kalau pembelajaran tatap muka akan dilakukan pada 6 September mendatang. 

Izin untuk tatap muka ini pun sudah direstui oleh Gubernur karena Deliserdang juga masuk dalam PPKM level 3. 

Saat ini berbagai persiapan terus dilakukan agar pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang dalam satu hari maksimal dilakukan hanya dua jam bisa berjalan dengan sebaik mungkin. (dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved