Breaking News:

Asesmen Nasional

SD Negeri di Sergai Sudah Jalankan Asesmen Nasional dengan Pembelajaran Tatap Muka

Sekolah Dasar di Kabupaten Sergai sudah jalankan asesmen nasional dengan pembelajaran tatap muka di sekolah

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID
Siswa kelas V SD Negeri 102041 Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sumatera Utara, melaksanakan Asesmen Nasional (AN), Rabu (1/9/2021).(TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SERGAI- Sekolah Dasar (SD) Negeri 102041 Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara, sudah melakukan Asesmen Nasional (AN), Rabu (1/9/2021).

Asesmen nasional dilaksanakan di satuan pendidikan di wilayah yang diperbolehkan melaksanakan Pembelarajan Tatap Muka (PTM) terbatas.

PTM sudah bisa dilakukan di Kabupaten Serdangbedagai, mengingat kabupaten ini menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Amatan www.tribun-medan.com di SD Negeri 102041 Sei Rampah, tampak murid kelas V SD sedang melaksanakan asesmen nasional di ruang kelas.

Baca juga: Asesmen Nasional Diterapkan Tahun 2021, Pengamat Pendidikan Ingatkan Jangan Hanya Ganti Istilah

"Asesmen itu suatu proses yang akan dilakukan untuk menghadapi UNBK sekitar bulan Oktober 2021," kata Tety Yuliana Naibaho, guru kelas V SDN 102041.

Tety mengatakan, pelaksanaan asesmen nasional ini khusus untuk kelas V (lima) yang dilakukan selama tiga hari, yaitu Senin, Rabu, dan Jumat.

"Pelaksanaan asesmen ini dilakukan selama dua jam, dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB," ujar Tety.

Saat disinggung mengenai protokol kesehatan (prokes), Tety menegaskan pihak sekolah menjalan prokes dengan ketat.

Baca juga: Ujian Nasional/UN Berganti Asesmen Nasional, Siswa Semangat dan Lakukan Persiapan Positif

"Yang dilakukan di sekolah itu yang pertama, kita menyediakan tempat cuci tangan. Sebelum masuk ke dalam ruangan, siswa juga diperiksa suhu tubuhnya dengan thermo gun," ujar Tety.

"Selanjutnya siswa diwajibkan pakai masker, kalau tidak memakai masker siswa kami suruh pulang kembali untuk mengambil maskernya," sambungnya.

Sementara itu, jumlah siswa kelas V di SD Negeri 102041 Sei Rampah, berjumlah 35 murid.

"Di dalam kelas, siswa ini dibagi menjadi maksimal 14 orang. Dan jarak duduk pertiap siswanya 1,5 meter dengan susunan zigzag," tutup Tety. (cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved