Breaking News:

Setelah Renovasi 50 Rumah Warga tak Mampu, Misbakti Dapat Penghargaan dari Pemkab Langkat

Ketua Yayasan Nindya Miesye Agita, Kabupaten Langkat, Misbakti mendapat penghargaan dari Pemkab Langkat.

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Ketua Yayasan Nindya Miesye Agita, Kabupaten Langkat, Misbakti mendapat penghargaan dari Pemkab Langkat. 

TRIBUN-MEDAN.COM, STABAT - Ketua Yayasan Nindya Miesye Agita, Kabupaten Langkat, Misbakti mendapat penghargaan dari Pemkab Langkat. Penghargaan itu diberikan setelah melakukan bedah rumah terhadap warga tidak mampu di Negeri Betuah tersebut. 

Misbakti dianugerahkan penghargaan sebagai tokoh masyarakat menginspirasi dan penghargaan gerakan Rp 10.000 untuk bedah rumah. Penghargaan itu diserahkan Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangi-angin melalui Wakil Bupati Syah Afandin

Syah Afandin memberikan penghargaan tersebut saat pelaksanaan bedah rumah warga tidak mampu di Dusun I Tanjung Lenggang, Desa Tanjung Lenggang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. 

"Terimakasih telah membantu pemerintah meringankan beban masyarakat yang kurang mampu," ujar Syah Afandin. 

Ketua Yayasan Nindya Miesye Agita, Kabupaten Langkat, Misbakti mendapat penghargaan dari Pemkab Langkat. Penghargaan Diberikan Setelah Melakukan Bedah Rumah.
Ketua Yayasan Nindya Miesye Agita, Kabupaten Langkat, Misbakti mendapat penghargaan dari Pemkab Langkat. Penghargaan Diberikan Setelah Melakukan Bedah Rumah. (Istimewa)

Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan koordinasi bersama dinas sosial untuk membantu penyempurnaan upaya yang digagas dan telah melaksanakan oleh relawan program Rp10.000, dari kita untuk mereka. 

Lebih lanjut, ia berharap, 50 unit rumah menjadi leading sektor untuk terus didorong kemajuannya kedepan, serta dapat terus berkembang. 

"Tidak hanya di Kecamatan Bahorok, namun dapat menyebar ke Kecamatan yang lain di Langkat," harapnya. 

Sementara Misbakti, menyampaikan, program bedah rumah ini dilakukan melalui program gerakan Rp.10.000. 

"Dari kita untuk mereka. Sudah berjalan 1 (satu) tahun 4 (empat) bulan, berhasil membangun 50 unit rumah untuk masyarakat kurang mampu di Kecamatan Bahorok," ujarnya. 

Dia menuturkan, biaya pembangunan sebesar Rp 15 juta yang bersumber dari donatur peduli sosial yang tidak terikat. Dan ditransder melalui rekening yayasan Bank Mandiri dengan nomor rekening 106-00-1414777-4.

Dikesempatan itu, ia berkesempatan menyerahkan kunci rumah kepada Samudin dan keluarga, pemilik rumah yang dibedah. Disaksikan Kades Tanjung Lenggang, Ahmad Tahir dan Kades Ujung Bandar, Sungkunan Ginting, beserta Tokoh Masyarakat Bahorok, Hasan Basri. 

(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved