Breaking News:

TRIBUNWIKI

Tugu Perjuangan 45 Kota Binjai, Saksi Sejarah Perlawanan ke Penjajah

Tugu ini dibangun atas dasar bentuk penghormatan bagi para pejuang kemerdekaan Indonesia di Kota Binjai.

Penulis: Satia | Editor: Ayu Prasandi
HO
Tugu Perjuangan 1945, Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Binjai Timur, merupakan satu di antara ikon Kota Binjai. 

TRIBUN MEDAN.COM, BINJAI- Tugu Perjuangan 1945, Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Binjai Timur, merupakan satu di antara ikon Kota Binjai.

Bangunan ini sekaligus menjadi gerbang masuk di Kota Binjai. 
Dibangunnya tugu ini, sebagai bentuk saksi sejarah perjuangan rakyat melawan penjajah. 

Baca juga: Resep Spageti Katsu Saus Putih dan Cara Membuatnya, Menu Sarapan dengan Tampilan yang Menggiurkan

Tugu ini dibangun atas dasar bentuk penghormatan bagi para pejuang kemerdekaan Indonesia di Kota Binjai.

Pembangunan monumen ini diprakarsai oleh Korem 023/D.T.PMBM, yang dimulai pada tanggal 12 September 1971.

Kemudian, Tugu Perjuangan 45 diresmikan oleh Pangdam I/BB, Brigjen TNI Marah Halim Harahap, pada hari Senin tanggal 17 Januari 1972.

Lalu, Pada saat itu, pelaksana pembangunan Tugu Perjuangan 45 ini, ialah UB Andalas.
Sedangkan, desain patung tugu tersebut dibuat oleh Sekar Gunung.

Kemudian, patung yang ada di tugu perjuangan tersebut, merupakan patung anak-anak dari Amir Hamzah, pahlawan nasional yang berasal dari Kesultanan Langkat.

Apabila, Anda melintas dari Aceh menuju Medan atau dari Medan-Aceh, akan terlihat Tugu Perjuangan 45 yang berdiri kokoh dan masih terjaga kebersihannya sampai saat ini.

Tak banyak yang mengetahui simbolis dari Tugu Perjuangan 45 Kota Binjai.

Baca juga: 3 Destinasi Wisata Hiking di Sumut, Cocok Untuk yang Hobi Berpetualang

Ternyata, simbolis itu juga berkaitan dengan adanya peran penting Muhammadiyah dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved