Breaking News:

CPNS Medan

Jadwal Ujian Penerimaan CPNS Kabupaten/Kota di Sumut, Kanreg BKN Medan Tunggu dari Pemda

Kakanreg VI BKN Medan, Aidu Tauhid menyebutkan pihaknya masih menunggu jadwal final dari setiap pemda yang membuka rekrutmen CPNS.

HO / Tribun Medan
10.991 Formasi PPPK Khusus Guru di Seleksi CPNS Sumut 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kantor Regional (Kanreg) VI Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Medan belum bisa merilis jadwal pelaksanaan ujian CPNS tahun ini di kabupaten/kota bagi pemerintah daerah (Pemda) yang membuka rekrutmen.

Kakanreg VI BKN Medan, Aidu Tauhid menyebutkan pihaknya masih menunggu jadwal final dari setiap pemda yang membuka rekrutmen CPNS.

"Karena masih ada beberapa perubahan jadwal dan juga terkait sapras (sarana prasarana) oleh masing-masing instansi yang menyelenggarakan ujian namun belum fix. Biasanya masing-masing instansi juga merilisnya," kata Aidu, Kamis (2/9/2021). 

Maka, sambung Aidu, pihaknya pun belum dapat melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan ujian tersebut.

"Terkait monev juga belum bisa kami laksanakan mengingat ini masih hari pertama. Insyaallah kalau sudah ada kepastian lokasi dan lainnya akan diinfokan. Kalau yang tanggal 2-13 September sudah ada untuk instansi dari luar wilker kami," sebutnya.

Ia mengungkapkan, tahun ini ada 10 kabupaten dan kota di Sumut yang tidak melakukan rekrutmen CPNS tahun 2021.

"Yang tidak ada (rekrutmen) CPNS antara lain Pemko Gunung Sitoli, Pemkab Pakpak Bharat, Pemkab Dairi, Pemkab Labuhanbatu Utara, Pemkab Tapanuli Selatan, Pemko Sibolga, Pemko Tanjungbalai, Pemkab Simalungun, Pemkab Serdangbedagai, dan Pemko Padangsidimpuan," ungkapnya.

Jumlah itu bertambah dua, sebab beberapa waktu lalu atau pada 29 Juni 2021, Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Sumut, Faisal Arif Nasution menyebutkan, ada delapan kabupaten/kota di luar Pemprov Sumut yang tidak membuka formasi penerimaan CPNS pada tahun ini.

Adapun delapan kabupaten dan kota tersebut yakni Pemko Gunungsitoli, Pemkab Pakpak Bharat, Pemkab Dairi, Pemkab Labuhanbatu Utara, Pemkab Tapanuli Selatan, Pemko Sibolga, Pemko Tanjungbalai, dan Pemkab Simalungun.

 Sedangkan, Pemkab Serdangbedagai dan Pemko Padangsidimpuan awalnya berencana melakukan perekrutan CPNS tahun ini, pada akhirnya turut tidak membuka penerimaan.

Sementara itu, Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara tentang pengadaan calon pegawai negeri sipil(CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) jabatan fungsional (jafung) serta PPPK untuk tenaga guru tahun anggaran 2021, sudah diedarkan ke seluruh daerah yang membuka rekrutmen tersebut. 

Adapun salah satu syaratnya, yakni mengenai umur maksimal pelamar pada tiga skema rekrutmen tersebut. Untuk CPNS, maksimal usia pelamar dibatasi hingga 35 tahun. PPPK untuk guru maksimal 59 tahun dan paling rendah 20 tahun saat pendaftaran. 

Sedangkan pelamar PPPK jafung usai paling rendah 20 tahun dan paling tinggi 1 tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Masing-masing persyaratan itu, tertuang dalam Peraturan Menteri PANRB RI Nomor 29 Tahun 2021 tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja Untuk Jabatan Fungsional; Permen PANRB RI Nomor 28 Tahun 2021 tentang Pengadaan PPPK Untuk Jabatan Fungsional Guru Pada Instansi Daerah Tahun 2021; dan Permen PANRB RI Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil.

(ind/tribun-medan.com)
 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved