Breaking News:

Pengungkapan Satu Karung Sabu

Gembong Sabu di Tanjungbalai Akhirnya Menyerah, Satu Karung Sabu Disita di Bawah Meja Makan

Polres Asahan membekuk gembong sabu yang selama ini kerap beraksi di wilayah hukum Asahan. Satu karung sabu disita

Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI
Polres Asahan mengamankan gembong narkoba berinisial NT dengan barang bukti satu karung sabu seberat 28 Kg, Jumat (3/9/2021). Saat ini ada dua tersangka lain yang diburon polisi.(TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI) 

TRIBUN-MEDAN.COM,ASAHAN -Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan mengamankan gembong sabu berinisial NT (39).

Lelaki warga Gang Ceri, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai ini diamankan di Jalan Juanda, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan saat hendak melarikan diri ke Dumai.

Dari tangan tersangka, disita satu karung sabu seberat 28 Kg.

Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, barang bukti sabu itu disita petugas dari bawah meja makan rumah tersangka.

Baca juga: POLISI Gerebek Rumah Mewah Dijadikan Laboratorium Sabu, Pria Timur Tengah Ditetapkan Jadi Tersangka

"Narkotika jenis sabu ini didapat di rumah milik tersangka yang sempat kabur. Barang buktinya ada bawah meja makan yang masih dibungkus karung," kata Putu, Jumat (3/9/2021).

Dari pengakuan NT, dia tidak bekerja sendirian.

Ada dua temannya yang lain yang kini berhasil melarikan diri.

Menurut Putu, dua tersangka lagi masih dalam pengejaran.

Putu bilang, barang bukti narkoba ini disuplai dari negeri jiran Malaysia.

Baca juga: 6 FAKTA Penangkapan Coki Pardede, Mulai dari Alasan Pakai Sabu Hingga Cara Berbeda Coki Pakai Sabu

"Barang bukti narkoba yang 28 Kg ini dikemas ke dalam 27 paket. Dari pengakuan tersangka, sebelumnya jumlah paket ada 69. Namun sudah berhasil dijual sebanyak 42 paket," kata Putu.

Diketahui, NT sudah tiga kali berhasil menjual sabu dalam jumlah besar.

Terakhir kali beraksi, NT menjual 10 Kg sabu.

"Dia dapat upah Rp 1 juta perpaket. Untuk saat ini kasusnya masih dalam pengembangan," kata mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini.

Atas perbuatannya, NT dijerat Pasal 114 sub Pasal 112 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved