Breaking News:

Sudah Diingatkan Warga, Pria Berkaus Hitam Tewas Terpental Disambar Kereta Api di Tembung

Seorang pria berkaus hitam tewas terpental disambar kereta api. Padahal sudah diingatkan warga

Penulis: Alfiansyah | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
Seorang pria berkaus hitam tewas disambar kereta api di Jalan Pasar 7 Tembung, Jumat (3/9/2021). Korban nekat menyeberangi rel, padahal sudah diingatkan warga.(TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Arus lalu lintas di Jalan Pasar 7 Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang sempat macet total.

Warga berkerumun di bantaran rel, yang tak jauh dari Stasiun Bandar Khalipa, Jumat (3/8/2021) sekira pukul 16.30 WIB, untuk melihat seorang pria yang baru saja disambar kereta api.

Menurut kesaksian Wak Man, pria yang tewas itu sebelumnya sudah diingatkan warga.

Baca juga: Pengalihan Arus dari Balai Kota ke Arah Stasiun Kereta Api Dipasang Kembali, Warga : Bingunglah

Sebelum disambar kereta, warga meneriaki pria paruh baya itu agar jangan menyeberang, lantaran ada kereta api dari arah Medan yang datang.

"Sudah diingatkan jangan lewat pak, jangan lewat. Rupanya dia lari saja, padahal sudah ditahan," kata Wak Man, tukang jahit sepatu yang biasa mangkal tak jauh dari lokasi kejadian.

Begitu pria tersebut mendekati rel, kereta pun lewat.

Namun, kata Wak Man, pria itu tewas lantaran dihantam ekor kereta api.

Baca juga: Imbas PPKM Darurat, Penumpang Kereta Api di Sumut Anjlok 75 Persen

Begitu disambar, pria yang belum diketahui identitasnya itu terpental dan masuk ke tengah rel.

"Dia enggak ditabrak badan kereta. Tapi kena ekor kereta," kata Wak Man.

Karena jenazah pria tersebut sempat tergeletak lama di lokasi, warga pun berbondong-bondong ingin melihat jenazahnya.

Warga penasaran, lantaran khawatir, barangkali mengenali korban.(cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved