Begal di Simpang Kampus USU Belum Terungkap, Kanit Reskrim : Sudah Dilimpahkan ke Polrestabes Medan

Plt Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Rafles Marpaung dan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko saat dikonfirmasi Tribunmedan.com keduany

Penulis: Alfiansyah | Editor: Ayu Prasandi
HO
Cuplikan rekaman cctv yang memperlihatkan korban begal sedang berusaha memper sepeda motornya yang akan diambil pelaku begal di Simpang kampus USU pada Jumat malam. Sabtu (24/7/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Hampir dua bulan lamanya, polisi belum berhasil mengungkap kasus begal yang terjadi di Jalan Jamin Ginting, tepatnya didekat pos penyekatan PPKM simpang Kampus Universitas Sumatera Utara, pada Jumat (23/7/2021).

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Irwansyah Sitorus saat dikonfirmasi oleh Tribunmedan.com menyebutkan bahwa saat ini kejadian tersebut telah ditandatangani oleh Satuan Reserse Polrestabes Medan.

"Laporan sudah dilimpahkan ke Polrestabes Medan dan ditangani oleh Unit Pidum Sat Reskrim," kata Irwansyah, Sabtu (4/9/2021).

Sementara itu, Plt Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Rafles Marpaung dan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko saat dikonfirmasi Tribunmedan.com keduanya sepertinya enggan memberikan keterangan.

Padahal sudah berulangkali dihubungi melalui sambungan telepon ataupun pesan WhatsApp. Meskipun berulangkali terlihat aktif, sangat disayangkan.

Baca juga: Cara Cek Nama Penerima BLT UMKM Bulan September Klik eform.bri.co.id/bpum

Diketahui, Aksi begal sepeda motor terjadi di Simpang USU, Medan, Jumat (23/7/2021). Aksi ini pun terekam kamera CCTV milik warga.

Dalam rekaman singkat tersebut terlihat awalnya pria yang menggunakan sepeda motor matik Vespa itu datang dari arah Jalan Jamin Ginting Simpang Jalan Wahid Hasyim menuju Simpang Pos Medan sekitar pukul 01.15 WIB. Saat itu ia yang berkendara sendirian dipepet dua kendaraan saling berboncengan.

Dia yang terkejut langsung banting stang ke arah sebelah kiri dan tersungkur.

Usai terjatuh, korban sempat berusaha bangkit dan mengambil sepeda motornya, namun salah seorang dari pelaku menodongkan senjata tajam, dan seorang lagi langsung mengambil sepeda motor korban dan langsung melarikan diri.

Korban yang berusaha mengejar dan melakukan perlawanan malah tersungkur dan sepeda motornya raib.

Baca juga: Pendapat Pengamat Terkait Kepemimpinan Bobby Nasution: Selalu Beri Contoh Disiplin Prokes

Seorang saksi mata, bermarga Manulang yang juga pemilik CCTV mengatakan, bahwa saat kejadian ia berada di dalam ruko yang menjadi tempat tinggalnya.

Mendengar adanya keributan, ia berusaha membuka pintu rukonya sedikit sembari melihat kearah jalan.

Saat itu dia melihat korban sedang mengejar empat orang begal yang membawa motornya.

(cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved