Breaking News:

Replika Istana Sultan Serdang 'Disulap' Jadi Tempat Isolasi Terpadu di Sergai

Pemkab Sergai 'menyulap' replika Istana Sultan Serdang menjadi tempat isolasi terpadu pasien Covid-19

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
HO
Bupati Darma Wijaya, didampingi Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, Dandim 02/04 Deliserdang, Letkol Kav Jackie Yudha, Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Serdang Bedagai, Nina Deliana, Kepala Dinas Kesehatan Sergai, dr Bulan Simanungkalit, saat meresmikan sarana Isoter bagi pasien Covid-19, Minggu (5/9/2021).(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SERGAI-Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) 'menyulap' replika Istana Sultan Serdang menjadi tempat isolasi terpadu (isoter) pasien Covid-19.

Sarana dan prasarana isoter di Jalan Lintas Sumatera Medan-Tebing Tinggi, Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Sergai itu menjadi yang terbaik, dibandingkan isoter lain yang ada kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Bangunan ini awalnya diperuntukkan sebagai rumah dinas OPD Kabupaten Sergai sebelum pandemi Covid-19. 

Baca juga: SATGAS Covid 19 Sumut Anjurkan Pasien OTG dan Bergejala Ringan Jalani Isolasi Terpadu

"Rumah-rumah ini awalnya untuk kepala dinas Pemkab Sergai, agar seluruh ASN tinggal di Sergai demi menunjang kinerja lebih baik. Tetapi karena Covid-19, tidak jadi. Ternyata, Tuhan punya rencana lain, hingga akhirnya dijadikan rumah isolasi terpusat ini," Kata Bupati Sergai Darma Wijaya, Minggu (5/9/2021). 

Lanjut Darma, meskipun tidak diharapkan bertambahnya jumlah masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19, tetapi sarana yang sudah ada dipergunakan dengan baik. 

Dibandingkan dengan isolasi mandiri (isoman), isoter tempat yang jauh lebih aman dan nyaman bagi pasien yang terjangkit virus corona.

Baca juga: Tinjau Lokasi Isolasi Terpadu Bersama Wakapolri, Bobby Nasution: Kita Ingin Hukum Virusnya!

"Jangan pula setelah disiapkan Isoter ini, yang dinyatakan positif Covid-19 tanpa gejala, tidak ada yang datang kemari. Nah, kan ada salahsatu ASN kita yang terpapar, dia kan OTG, suruh Isoter di sini. Kalau tidak ada yang mulai, masyarakat pasti khawatir. Makanya kalau ada, pindahkan ke Isoter ini," ucap Darma. 

Bupati Darma Wijaya juga mengingatkan kepada Satpol PP sebagai garuda terdepan keamanan, untuk menjaga lingkungan ini dengan baik. 

Jangan sampai ada lagi kehilangan-kehilangan barang yang tidak diinginkan. 

"Kita jaga benar-benar lingkungan ini," harap Darma. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved