Breaking News:

Demi Kemajuan Transportasi Massal di Medan, Bobby Nasution Dukung Pembangunan Jalur Layang

Wali Kota Medan, Bobby Nasution mendukung rencana pembangunan jalur layang kereta api yang menghubungkan Kota Medan dengan Kota Binjai.

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Wali Kota Medan, Bobby Nasution rapat bersama dengan pihak kereta api membahas rel layang Medan-Binjai. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Wali Kota Medan, Bobby Nasution mendukung rencana pembangunan jalur layang kereta api yang menghubungkan Kota Medan dengan Kota Binjai. Hal ini ia sampaikan saat rapat bersama Dirjen Perkeretaapian di Kantor Wali Kota Medan

Ia menyebutkan pembangunan rel layang yang menghubungkan Kota Medan dengan Kota Binjai akan berdampak pada perkembangan transportasi massal di Kota Medan

Rapat tersebut juga turut dihadiri oleh Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumbagut, Dandun Prakosa beserta jajaran, Vice President PT.KAI (Persero) Divre I SU, Daniel Johanes Hutabarat beserta jajaran serta pimpinan OPD dan Camat terkait lainya.

Dalam rapat tersebut dibahas mengenai rencana pembangunan dan mekanisme penertiban lahan milik PT. KAI yang saat ini di huni oleh sejumlah masyarakat.

Masyarakat yang saat ini tinggal di lahan milik PT.KAI tersebut nantinya juga akan menerima tali asih sebagai bentuk kepedulian Pemerintah.

Bobby Nasution menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan jalur layang Kereta Api tersebut demi kemajuan transportasi massal di Kota Medan. Terlebih lagi nantinya akan ada tali asih yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak akibat pembangunan jalur layang tersebut.

"Kami pastinya mendukung agar teciptanya transportasi layang di Kota Medan."kata Bobby Nasution.

Namun Bobby Nasution berpesan kepada Balai Teknik Perkeretaapian dan  PT. KAI agar terlebih dahulu mensosialisasikannya kepada masyarakat yang terdampak dan Pemko Medan akan turut serta mendampinginya.

"Ketika bertemu dengan masyarakat nantinya pihak Kereta Api harus hadir bersama Pemko Medan untuk menyampaikan hal ini."pesan Bobby Nasution.

Sedangkan, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumbagut, Dandun Prakosa menjelaskan pelaksanaan penertiban lahan untuk pembangunan jalur kereta api layang lintas Medan-Binjai dilaksanakan menunjuk pada RPJMN 2020-2024.

Adapun sasaran pembangunan infrastruktur untuk mendukung perkotaan (pengembangan angkutan massal di 6 kota metropolitan salah satunya Kota Medan). Hal ini juga dilakukan berdasarkan arahan dan instruksi dari Menteri Perhubungan pada acara pengoperasian Jalur Layang Kereta Api (JLKA) Medan tahap I antara Medan – Bandar Khalipah – Kualanamu. 

"Adapun lingkup penertiban lahan ini sebesar KM 1+375 sampai dengan KM 6+200 (+4,8 KM) 12 meter sisi kiri dan sisi kanan jalur kereta api. Terdiri dari 3 kecamatan dan 10 kelurahan yang ada di Kota Medan. Ada sebanyak 1.175 bidang dengan total luasan 45,616 M2,” ungkapnya. 

(*) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved