Breaking News:

Pelaku Teror Tas Bertuliskan 'Awas Ada Bom' Dikenal ODGJ, Polisi Tetap Jadikan Statusnya Tersangka

Pelaku teror tas bertuliskan 'awas ada bom' di Siantar dikenal sebagai orang gila. Tapi polisi tetap jadikan pelaku tersangka

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Polisi memboyong terduga pelaku teror bom (pakai masker hitam) di Siantar, Selasa (31/8/2021).(TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI) 

TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR-Reno Rianda (RR) adalah orang yang meletakkan tas bertuliskan 'awas ada bom' di Kota Siantar.

Setelah diamankan, Reno Rianda ditetapkan sebagai tersangka, meski banyak pihak yang menganggap bahwa pelaku ini adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). 

Kasubbag Humas Polres Siantar AKP Rusdi Ahya mengatakan, Reno Rianda bakal dijerat Pasal 336 ayat 2.

"Soal pemeriksaan kejiwaan itu dari dokter. Nanti kami tanyakan," kata Rusdi, Senin (6/9/2021). 

Baca juga: AKHIRNYA, Pelaku Teror Tas Awas Ada Bom di Siantar Ditangkap Polisi, Tersangkanya Pengemis

Sebelum melakukan aksinya, Reno Rianda dikenal sebagai orang stres di kalangan tetangga, Jalan Nusa Indah, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat.

Ia diketahui mengalami perubahan mental sejak 10 tahun yang lalu.

Kepling 002/03/1 Amran menyampaikan orang-orang di kampung sudah memahami kondisi psikis Reno Rianda selama ini.

Reno Rianda hidup luntang-lantung, kendati dikenal tinggal di Simarito.

Selain Reno, beberapa saudaranya juga mengalami gangguan mental serupa.

Baca juga: JENDERAL Marah Besar, 4 Prajurit TNI AD Gugur Diserang Teroris pada Dinihari

"Udah dari 10 tahun lalu. Cuma karena enggak ada surat (gangguan jiwanya), warga di sini buat petisi pernyataan bahwa memang dia mengalami gangguan jiwa. Jadi jangan ditahan lah," kata Amran.

Sementara itu, Zico, rekan reno di SMP Taman Siswa siantar menyampaikan kondisi kejiwaan Reno saat sekolah masih normal.

Namun beberapa tahun belakang, kondisinya berubah drastis.

"Sekarang udah kayak ODGJ. Terakhir bertemu beberapa bulanan yang lalu. Udah enggak nyambung ngomong. Cuma masih tanda. Agak lari pembicaraan. Mungkin karena faktor ekonomi," kata Zico.

Baca juga: Teror Bom yang Menghebohkan Warga Siantar Ternyata Prank, Tasnya Berisi Pecahan Keramik

"Dulu dia ini rapi, bersih. Kan sekarang bisa kita lihat udah lusuh enggak terawat," katanya.

Reno sendiri saat menjalani olah TKP sempat mengaku sebagai anak mantan Camat Siantar Sitalasari. Pengakuannya tersebut pun dibebenarkan beberapa PNS dan DPRD di Siantar.(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved