Breaking News:

Korban Dugaan Pencabulan di Serdangbedagai Harapkan Keadilan. Ayah Korban : Anak Saya Trauma

Namun, orangtua korban tetap akan melanjutkan kasus ini ke jalur hukum agar perbuatan asusila yang dilakukannya tidak terulang kembali.

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN / Muhammad Anil Rasyid
Kedua orangtua korban dugaan pencabulan menunjukkan bukti laporan polisi, Selasa (7/9/2021).      

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Aksi dugaan pencabulan kembali di Kabupaten Serdangbedagai, Sumatera Utara. Dugaan pencabulan ini dialami seorang anak berusia sembilan tahun berinisial MA warga, Kecamatan Teluk Mengkudu. 

Informasi yang dihimpun wartawan www.tribun-medan.com, dugaan pencabulan terhadap korban MA dilakukan oleh tetangganya sendiri yang tinggal tak jauh dari rumah korban yang  berinisial MS (39) yang berprofesi sebagai guru honorer.

Baca juga: Pria Berusia 20 Tahun Ini Ternyata Anak Artis, Menikah di Usia 18 Tahun, Hidupnya Sangat Sederhana

"Pertama kali kami dengar dari kawan anak saya ini, pada tanggal 26 Juli 2021. Bahwa anak kami ini sering diraba-raba pada bagian dada dan kelamin oleh terduga pelaku," ujar MA (39) ayah korban, Selasa (7/9/2021).

Lanjut ayah korban, terduga pelaku terakhir melakukan dugaan pencabulan terhadap korban MA pada 24 Juli 2021.

"Saat kami tanyak sama anak kami, anak kami ini mengakuinya. Saya tanyak diapainnya, diremas-remas dan diraba-raba serta dipegang kelaminnya. Tapi itu anak kami ini takut bilang sama ibunya," ujar ayah korban. 

"Pernah dibawa kamar, direbahkan terus lari karena takut. Terduga pelaku ini melakukan aksinya di rumahnya sendiri," sambungnya. 

Saat mengetahui kejadian tersebut, ayah dan ibu korban kemudian melaporkan ke kepala dusun.

Baca juga: Kepolisian Masih Lakukan Penyelidikan Kasus Pembunuhan di Desa Pardomuan Nauli

"Sempat dilakukan mediasi ke kantor desa pada Rabu, 28 Juli 2021. Terduga pelaku mengaku dan tidak sengaja dan merasa khilaf saat di mediasi," ujar ayah korban.

Merasa bersalah, terduga pelaku bersama istrinya juga sempat menyembah dan minta maaf kepada orang orangtua korban.

Namun, orangtua korban tetap akan melanjutkan kasus ini ke jalur hukum agar perbuatan asusila yang dilakukannya tidak terulang kembali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved