Breaking News:

Program Export Centre Segera Rampung, UMKM Tingkatkan Mutu Komoditas

Export Centre akan menjadi wadah dalam pembinaan dan pendampingan bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan mutu komoditas ekspor.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Eti Wahyuni
Tribun Medan
Bea Cukai saat memeriksa aneka produk ekspor dari Asosiasi Umkm Sumut beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Program Export Centre yang digagas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut kini sudah memasuki tahap finalisasi.

Kabid Perdagangan Luar Negeri Disperindag Sumut Parlindungan Lubis mengungkapkan bahwa saat ini tinggal menunggu turunan SK dari Gubernur untuk dapat direalisasikan.

"Saat ini kita menunggu SK Gubernur. Sekarang ini lagi sedang diproses di Pemprov untuk SK Tim Percepatan Ekspor. Jadi klinik ini bagian kecil dari tugas besar lembaga tim di dalam pembinaan UKM naik kelas ini," ungkap Parlindungan saat dijumpai di kantor Disperindag Sumut, Selasa (7/9/2021).

Dikatakan Parlindungan bahwa Export Centre akan menjadi wadah dalam pembinaan dan pendampingan bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan mutu komoditas ekspor.

Baca juga: 10 Komoditi Ekspor Unggulan Sumut, Karantina Pertanian Belawan Gencar Cari Potensi Komoditi Baru

Nantinya, para pelaku UMKM yang berpotensi akan dibina dan didampingi mulai dari pengemasan sesuai standar, berkas untuk ekspor, hingga akhirnya dapat melakukan ekspor secara rutin.

Untuk dapat menjaring potensi para UMKM ini, Disperindag juga sudah mengirimkan surat kepada setiap kabupaten/kota untuk mengirimkan UMKM unggulan daerah tersebut.

"Ini bagian strategi kita untuk koordinasi. UMKM ini yang eksistensinya sudah ada, makanya kita perlu usulan yang menjadi unggulan dan akan kita kurasi lagi untuk pembinaan naik kelasnya. Nanti pelatihan ekspor, menyikapi kontrak, regulasinya, yang akan kita latih untuk klinik ekspor," ujarnya.

Disebutkan Parlindungan, jika sudah ada sekitar 60 persen dari total kabupaten/kota yang sudah mengirimkan nama-nama UMKM unggulannya mulai dari Deliserdang, Karo, Simalungun, Tapteng.

"60 persen kabupaten/kota sudah mengirimkan dan sembari menunggu SK tim ini kita sudah persiapkan secara matang," tutur Parlindungan.

Dalam kurasi UMKM ini, Parlindungan mengatakan bahwa produk-produk nanti akan dikelompokkan berdasarkan seperti kuliner ataupun kerajinan tangan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved