Breaking News:

Maksimalkan Penanganan Covid-19 di Medan, Pemko Tambah Lokasi Isoter Baru

Penambahan tempat isoter ini dilakukan untuk lebih memaksimalkan penanganan Covid-19 di Kota Medan.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
PETUGAS kesehatan melintas di samping Kapal Motor (KM) Bukit Raya yang digunakan sebagai tempat isolasi apung terpusat bagi pasien Covid-19 di Pelabuhan Bandar Deli Belawan, Medan, Sabtu (21/08/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan menambah tempat isolasi terpusat (isoter) untuk pasien Covid-19. Lokasi tersebut yakni lahan kosong yang berada di sebelah Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Petisah.

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan penambahan tempat isoter ini dilakukan untuk lebih memaksimalkan penanganan Covid-19 di Kota Medan. Sebab, menurutnya, penambahan jumlah isoter merupakan cara paling ampuh untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Isoter cara paling ampuh memutus mata rantai Covid-19. Oleh karena itu memang ada satu tempat lagi, satu titik lagi yang akan kita tambah, yaitu di sebelah Carrefour (Plaza Medan Fair)," ujar Bobby saat meninjau vaksinasi di kantor Camat Medan Selayang, Rabu (8/9/2021).

Bobby menuturkan, tanah itu memang milik Pemko Medan dan sudah lama tidak difungsikan. Untuk itu, kata dia, Pemko memutuskan agar lahan tersebut digunakan untuk lokasi isoter.

"Itu tanah milik kita juga, akan dibuat isoter di lokasi tersebut untuk masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19," sebut Bobby.

Sementara itu, untuk lokasi isolasi terpusat milik Kota Medan saat ini, kata Bobby diisi sekitar 30 persen. "Rata rata yang di isoter kita terisi 30 persen karena memang ada tren penurunan dari kasus Covid tempat kita," ujar Bobby.

Baca juga: Fasilitas Isoter di Laguboti Rawat 11 Pasien Covid-19, Ini Fasilitas yang Didapat!

Dari empat kecamatan yang ada di daerah Medan Utara, Bobby menginstruksikan agar setiap harinya minimal lima orang yang terkonfirmasi Covid-19 dapat dibawa ke isoter.

"Ini mau kita pindahkan ke isoter yang terapung. Sudah saya minta lima orang per kecamatan setiap harinya. Namun tadi sudah berkurang, Alhamdulillah. Perminggu  ada 11 pasien yang di isoter KM Bukit Raya," tuturnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Mardohar Tambunan mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan kapan lokasi isoter di samping Plaza Medan Fair tersebut akan mulai dioperasikan. Isoter itu saat ini, kata Merdohar masih dalam proses pengerjaan.

"Masih proses sampai bagaimanapun persiapannya, tapi itu seperti rumah sakit dadakan. Tapi, memang menggunakan persyaratan sebagai isoter yang standar, tempat tidur dan segala macam dan tabung oksigen," jelasnya.

Mardohar menyebutkan, penambahan isoter ini dilakukan untuk mengantisipasi jika nantinya terjadi lonjakan kasus Covid-19. Meski, ia mengatakan saat ini kasus Covid-19 di Kota Medan sudah menurun. "Itu untuk mengantisipasi situasi-situasi berikutnya, karena kita tahu ada yang naik (kasus) turun lagi, naik, turun lagi," pungkasnya.(cr14/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved