Breaking News:

Pekan Depan Kabupaten Sergai Putuskan Gelar Sekolah Tatap Muka Terbatas, Simak Penjelasannya

Kabupaten Serdangbedagai mulai bersiap laksanakan pembelajaran tatap muka terbatas mulai pekan depan

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID
Bupati Sergai, Darma Wijaya saat meninjau PTM hari terakhir di sekolah SMP N 1 Sei Bamban, Sergai, Sumatera Utara, Rabu (8/9/2021).(TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SERGAI-Simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kabupaten Serdangbedagai yang berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 6 September 2021 kemarin sudah berakhir.

Mulai pekan depan, Pemkab Sergai resmi melaksanakan PTM terbatas.

Sebelum melaksanakan PTM itu, Pemkab Sergai akan membuat kesepakatan bersama Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan daerah) setempat pada tanggal 13 September 2021.

"Kesepakatan itu masih dalam proses pelaksanaan," kata Kepala Dinas Pendidikan Serdangbedagai (Sergai), Suwanto, saat meninjau simulasi PTM bersama Bupati Sergai, Darma Wijaya di SMP N 1 Sei Bamban, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: Sekolah di Sergai Melakukan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Berikut Teknisnya

Dari hasil simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di tiga kecamatan, yaitu Perbaungan, Sei Rampah, dan Sei Bamban, pada perinsipnya seluruh sekolah maupun Dinas Pendidikan Serdangbedagai, sudah siap melaksanakan sekolah PTM.

"Protokol kesehatan sudah dilaksanakan dari mulai siswa datang ke sekolah diukur suhu tubuhnya, kemudian sebelum masuk ke dalam kelas, murid diharuskan mencuci tangan, setelah di kelas duduknya berjarak, begitu juga dengan pengaturan duduk secara zigzag. Intinya kami sudah siap melaksanakan tatap muka," ujar Suwanto 

Lanjut Suwanto, ia sudah melihat di tiga kecamatan ini, dan ia merasa tidak ada catatan-catatan penting disekolah dalam penerapan protokol kesehatan dengan ketat.

Baca juga: SMA Sederajat di Langkat Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

"Dari pihak dinas kesehatan juga sudah melihat bagaimana kesiapan dan protokol kesehatan yang dilaksanakan oleh siswa, guru, dan pihak sekolah," ujar Suwanto.

Sementara itu, Suwanto menjelaskan mengenai vaksinasi guru, ia mengatakan sudah rata-rata guru di Sergai di vaksin. 

"Minimal dia (guru) vaksin pertama, dan sekarang ini sudah akan melakukan vaksinasi kedua di puskemas-puskesmas terdekat," ujar Suwanto.

Baca juga: Wakil Bupati Deli Serdang Tinjau Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT)

"Sedangkan vaksinasi siswa kami masih menunggu, karena ada beberapa program yang disampaikan terutama, pertama oleh BIN akan melaksanakan vaksinasi bagi pelajar, kemudian ada himpunan asosiasi kelapa sawit indonesia yang akan memberikan vaksin untuk pelajar di Sergai," sambungnya.

Sedangkan vaksinasi siswa-siswi beberapa waktu lalu, Suwanto menambahkan itu bekerjasama dengan dinas kesehatan Kabupaten Sergai.

"Seandainya jumlah vaksin di dinas kesehatan masih mencukupi, kita akan lakukan vaksinasi pelajar di kecamatan yang lain," tutup Suwanto. (cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved