Breaking News:

Puluhan Mobil Rela Antre untuk Beli BBM Premium

... antrean ini untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) Premium yang tiba pada pagi tadi yang dipatok seharga Rp 6.450 per liter.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Eti Wahyuni
Tribun Medan/Kartika
Antrean mengular belasan meter tampak terjadi di SPBU Jalan Sei Batang Hari Medan, Rabu (8/9/2021). Pantauan Tribun Medan, tampak puluhan mobil mengantre hingga keluar dari area SPBU dan memakan separuh badan jalan. 

TRIBUN–MEDAN.com, MEDAN - Belasan mobil terlihat mengantre hingga belasan meter di SPBU Jalan Sei Batang Hari, Medan, Rabu (8/9/2021). Bahkan antrean ini mengular hingga keluar dari area serta memakan separuh badan jalan.

Tampak, para pengemudi yang melintas sempat terkena macet dan harus mengambil ruas jalan dengan arah yang berlawanan.

Berdasarkan informasi dari pegawai SPBU, antrean ini untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) Premium yang tiba pada pagi tadi yang dipatok seharga Rp 6.450 per liter.

Panjangnya antrean ini ternyata membuat para pengendara cukup kesal dan timbul kemacetan. Beberapa kali, pengendara membunyikan klakson bahkan hingga keluar dari antrean.

Yuta, pegawai swasta yang sudah mengantre selama satu jam merasa senang karena akhirnya mendapatkan BBM yang diinginkan.

"A ntre sekitar satu jam juga, tadi macet banget karena kan premium ini jarang-jarang ya dan nggak semua SPBU ada, kebetulan di sini ada premium dan jam-jam segini juga macetnya," ungkap Yuta.

Baca juga: CATAT Ini Bahaya Sepeda Motor Kalau Sering Isi BBM Menggunakan Bensin Ecer Oplosan

Diakui Yuta, beberapa hari belakangan ini ia cukup sulit untuk mendapatkan BBM Premium sehingga ketika mendapat info BBM premium kembali hadir, ia langsung mengantre.

"Kebetulan kantor dekat sini, jadi sering mantau juga dan tahunya cuma di SPBU Batang Hari ini," ujarnya.

Tak hanya Yuta, Indra yang berprofesi sebagai sopir taksi online juga langsung mengantre begitu mendapat info dari temannya bahwa BBM Premium sudah kembali tersedia.

"Pagi tadi dikabari kawan kalau udah ada Premium, buru-buru tadi langsung tancap ke sini, eh rupanya udah panjang antrean aja. Tapi nggak papalah, soalnya susah untuk dapat Premium," kata Indra.

Sama dengan Yuta, beberapa hari terakhir Indra mengakui sulit mendapat stok Premium.

"Ya lumayan susah lah, jadi kita pun pakainya juga hemat-hemat karena kalau mau pakai Pertalite apalagi Pertamax kan lebih mahal ya, apalagi zaman kayak gini kita cari yang termurah lah padahal lumayan juga ngantre sampai setengah jam juga tapi daripada habis," ucapnya.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved