Breaking News:

Bangunan Pariwisata Toba tak Sesuai Spesifikasi, Kepala Dinas Langsung Pulangkan Material

Bangunan pariwisata Toba diduga dibangun menggunakan material yang tidak sesuai spedifikasi. Kadis Pariwisata langsung pulangkan bahan bangunan

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOSI
Proyek pembangunan Broadwalk DWT Pantai Pardinggaran, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba yang bersumber dari Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Toba yang dikerjakan CV Kreasindo.(TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOSI) 

TRIBUN-MEDAN.COM,TOBA -Bangunan pariwisata di Desa Pardinggaran, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba dibangun menggunakan material yang tidak sesuai spesifikasi.

Karena persoalan ini, ada kemungkinan proyek bisa melanggar hukum.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Toba, Jhon Piter Silalahi mengatakan, dia terpaksa memulangkan bahan material bangunan.

Sebab, masalah ini bisa saja menimbulkan masalah dikemudian hari. 

Baca juga: Seorang Ayah di Toba Tikam Putri dan Menantunya Karena Cekcok dengan Istri Keduanya

"Tadi kami periksa ada tiga titik, 110 centimeter sesuai dengan kontrak atau ukuran yang kita rencanakan. Memang kemarin batu yang dibawa itu tidak sesuai dengan persyaratan. Batu tersebut mengandung banyak lumpur yang tidak sesuai dengan apa yang kita syaratkan," kata Jhon, Kamis (9/9/2021).

Proyek pembangunan Broadwalk DWT Pantai Pardinggaran, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba yang didanai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Toba ini dikerjakan oleh CV Kreasindo.

Ada dugaan bahwa bangunan tersebut tidak menggunakan batu padas yang sesuai dengan spesifikasi.

Padahal, hal tersebut sudah tertuang di dalam dokumen proyek.

Baca juga: Benarkah Gunung Toba Bisa Mengamuk Lagi? Begini Penjelasan Ahli Geologi Jonathan Tarigan

Bahkan, pada Selasa (07/09/21) satu unit colt diesel yang bermuatan batu padas yang hendak dibongkar di lokasi pekerjaan dipulangkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disparbud dikarenakan material batu tersebut tidak sesuai dengan spec.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Toba Lambok Tambun saat ditanyakan mengenai hal tersebut dirinya mengatakan bahwa material batu itu tidak sesuai dengan spek.

"Material batu padas bercampur tanah makanya kita pulangkan seharusnya batu yang digunakan harus batu bersih dan tidak bercampur tanah untuk pekerjaan ini," ucap Lambok.(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved