Breaking News:

KN SAR Sanjaya

Kapal Negara SAR Sanjaya Tiba di Tanjungbalai, Kecanggihannya Diharap Bantu Penanggulangan Bencana

Kapal Negara SAR Sanjaya tiba di Tanjungbalai dalam rangka membantu tugas penanggulangan bencana di Tanjungbalai dan sekitarnya

Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Array A Argus
HO
Kapal Negara SAR Sanjaya tiba di Tanjungbalai dalam rangka membantu tanggap bencana dan patroli laut bilama terjadi kebakaran kapal.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,ASAHAN-Kapal Negara (KN) SAR Sanjaya adalah buatan anak bangsa.

Kapal canggih KN SAR Sanjaya ini sekarang sudah tiba di Tanjungbalai guna membantu pencarian dan tanggap bencana di wilayah kerja Pos Sar Tanjungbalai Asahan (TBA). 

KN SAR Sanjaya dengan nomor lambung 248 ini tiba di Tanjungbalai pada Selasa (7/9/2021) kemarin.

Kapal yang mampu menjangkau hingga radius 30 meter ini diharapkan dapat memperkuat laut pantai timur dalam tanggap bencana. 

Baca juga: TERUNGKAP Ini Penyebab Basarnas Kesulitan Cari Penumpang KMP Yunicee

Komandan Pos Badan Sar Nasional Tanjungbalai Asahan, Ady Pandawa mengatakan kapal ini cukup diandalkan dalam mengevakuasi dan menjalankan tugas SAR. 

"Karena ini memiliki radius pencarian hingga 30 meter, sehingga memudahkan petugas dalam pencarian dan evakuasi korban," kata Ady, Kamis (9/9/2021). 

Ia mengatakan, kapal ini nantinya akan mengcover Selat Malaka yang meliputi 6 kabupaten di Sumatera Utara

"Untuk Selat Malaka, kami yang cover. Jadi sifatnya mobile. Kami juga akan memantau aktivitas pelayaran di Selat Malaka yang cukup padat," kata Ady. 

Dia menjelaskan, kapal ini dapat mendukung pencarian dan menjadi pertolongan pertama bila terjadi kebakaran di tengah laut. 

Baca juga: Bocah Tenggelam Belum Ditemukan, Tim Basarnas Bentuk Gelombang Agar Jenazah Muncul

"KN SAR Sanjaya dilengkapi dengan meriam air yang bertujuan untuk memadamkan api apabila terjadi kebakaran kapal di laut. Sehingga pengoperasiannya secara mobile," jelas Ady. 

KN SAR Sanjaya ini memiliki spesifikasi panjang 40 meter, dengan lebar 7,8 meter dan mampu berjalan cukup kencang dengan kecepatan maksimal 30 Knot. 

Hal itu bukan tanpa alasan, pasalnya kapal ini dilengkapi dengan tiga buah mesin seri 1400, ditambah dengan bobot yang ringan trebuat dari alumunium. 

"Sehingga kapal ini bisa melaju cukup kencang," kata Ady. 

Selain itu, kapal ini juga memiliki beberapa fasilitas canggih lainnya berupa sistem autopilot, Sea Rider, perangkat satelit, alat selam dan peralatan komunikasi digital.(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved