Breaking News:

Liga Italia

Nasib Christian Eriksen di Inter Milan Setelah Pasca Alami Serangan Jantung, Masih Dapat Bermain?

Masa depan gelandang anyar milik asal Denmark Christian Eriksen di sepakbola akan ditentukan pada Oktober mendatang.

Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Salomo Tarigan
TWITTER.COM/INTER_EN
Gelandang Inter Milan, Christian Eriksen. 

TRIBUN-MEDAN.com - Masa depan gelandang anyar milik asal Denmark Christian Eriksen di sepakbola akan ditentukan pada Oktober mendatang.

Berdasarkan laporan Mirror, Gelandang milik raksasa Serie-A Inter Milan dikabarkan akan menjalani pemeriksaan medis pada Oktober yang akan menentukan Eriksen bisa kembali bermain sepak bola atau tidak. 

Pemain berusia 29 tahun mengalami serangan jantung dan pingsan di lapangan saat pertandingan pembukaan Euro 2020 Denmark vs Finlandia di Kopenhagen.

Pemain Denmark Christian Eriksen jatuh pingsan saat laga Denmark vs  Finlandia di Stadion Parken di Kopenhagen pada 12 Juni 2021.
Pemain Denmark Christian Eriksen jatuh pingsan saat laga Denmark vs Finlandia di Stadion Parken di Kopenhagen pada 12 Juni 2021. (afp)

Eriksen lalu dipasangi implan cardioverter defibrillator (ICD) di dadanya untuk mengatur detak jantungnya setelah stabilisasi di rumah sakit.

Undang-undang di Italia menyatakan bahwa tidak ada orang yang dapat bermain olahraga di tingkat mana pun jika jantungnya memiliki kelainan yang signifikan.

Badan sepak bola Italia juga mengungkapkan pada bulan Juli 2021 bahwa bahwa Eriksen akan membutuhkan ICD dan tidak dapat tampil di Serie A.

Eriksen telah kembali ke tempat latihan Inter pada bulan Agustus Lalu.

Di situ untuk pertama kalinya sejak serangan jantung, ia menjalani pemeriksaan medis dan I Nerazzurri menyatakan bahwa Eriksen dalam kondisi fisik dan mental yang sangat baik.

Namun dokter Timnas Denmark mengatakan pihaknya terus melakukan komunikasi dengan tim medis Inter mengenai apakah pemain dapat kembali berlatih.

Eriksen saat ini berada di Milan bersama keluarganya.

Tetapi jika dia diberi izin, dia dapat mengambil bagian dalam pelatihan individu dan bahkan bermain sepak bola di fasilitas olahraga Denmark sambil menunggu hasilnya.

Anggota Komite Teknis FA Italia, Francesco Braconaro, telah menguraikan bahwa penghapusan defibrillator akan menunjukkan Eriksen tidak memiliki masalah jantung lebih lanjut.

(vic/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved