Breaking News:

PT KAI Minta Rp 2 Miliar Jika Pemkab Deliserdang Ingin Kelola Area sekitar Eks Stasiun Delitua

Pemkab ingin menata area seluas empat hektare di sekitar eks Stasiun Kereta Api di Kecamatan Delitua yang semrawut

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/MAURITS
MANAJER Humas PT KAI Divre I Sumut, Mahendro Trang Bawono. 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) meminta biaya sewa senilai Rp 2 miliar kepada Pemkab Deliserdang yang ingin menata area sekitar eks Stasiun Kereta Api di Kecamatan Delitua

Pemkab ingin menata area seluas empat hektare yang semrawut karena aktivitas pedagang kaki lima (PKL). Selain itu, lalu lintas kendaraan pun terganggu.

"Rp 2 miliar itu untuk bayar sewa selama setahun ke PT KAI,"ucap Humas PT KAI Divre I Sumut, Mahendro Trang Bawono Kamis, (9/9/2021).

Mahendro mengatakan, awalnya Pemkab Deliserdang hanya ingin menyewa dua hektare. PT KAI pun sudah menetapkan harga sewa, yaitu Rp 900 juta per tahun. Belakangan, Pemkab ingin mengelola empat hektare. 

Meski sudah memasang harga Rp 2 miliar, kata Mahendro, PT KAI masih terbuka untuk bernegosiasi. Namun, katanya, sampai saat ini belum ada kabar dari Pemkab Deliserdang.

Baca juga: Pemkab Deliserdang akan Tetap Menggusur Warga di yang Tinggal Bekas Stasiun Kereta Delitua

Baca juga: PT KAI Minta Rp 2 M untuk Sewa Lahan Eks Stasiun KA Delitua, Pemkab Deliserdang Mengaku Tak Bisa

"Info yang saya dapatkan Pemkab Deliserdang tidak mengajukan penawaran lagi. Kurang tahu saya apa hambatan dari Pemkab," ucapnya. (dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved