Breaking News:

Belum Pernah Juara, Pemain Berbakat Damian Lillard Diminta Shaquile O'Neal Pindah Dari Portland

Legenda NBA Shaquile O'Neal menanggapi keputusan Damian Lillard yang mengaku tidak akan pindah dari Portland Trail Blazers.

Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Liston Damanik
Twitter Portland Trail Blazers
Point Guard Damian Lillard bertahan selama sembilan tahun di Portland Trail Blazers. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Legenda NBA Shaquile O'Neal menanggapi keputusan Damian Lillard yang mengaku tidak akan pindah dari Portland Trail Blazers musim ini. 

Pemilik empat cincin juara NBA ini menyarankan agar Dame segera pindah tim yang lebih kuat demi bisa menjadi juara NBA.

Pemain 31 tahun tersebut telah 9 tahun membela Portland dan belum sekalipun meraih cincin juara.

Shaq mengakui bahwa Dame memiliki mentalitas kuno di era NBA modern. Ia memiliki prinsip tidak akan pindah ke tim yang lebih kuat hanya untuk mengincar gelar juara.

“Dame adalah sosok yang punya mentalitas kuno di era modern ini. Pemain kuno akan memiliki mental 'saya tidak akan menjadi rekan setim Anda. Saya akan mengalahkan Anda.' Namun, pemain era sekarang tidak berpikir demikian. Mereka berpikir ayo kita bermain bersama dan mempermudah segalanya," tututnya di acara The Rich Eisen Show.

Menurut Shaq, peluang pemain yang akrab disapa Dame Time ini memenangkan gelar NBA akan kecil apabila terus berpegang pada prinsipnya.

“Saya tahu dia ingin bertahan di Portland dan memenangkan segalanya. Namun, saya rasa dia harus mengubah mentalitasnya. Jika semua pemain di liga melakukan itu, maka itu akan semakin membuat Dame menjauh dari gelar juara. Apakah dia harus pindah ke tim kuat untuk membuka peluangnya menjadi juara? Saya rasa harus," tegasnya.

Baginya, apabila Dame pindah ke tim yang memiliki setidaknya dua pemain bintang saja maka peluang tim tersebut untuk juara akan terbuka lebar.

“Jujur, dalam hati saya, saya tidak suka jika ada pemain hebat berkumpul di satu tim yang sama. Namun, ini adalah kenyataan yang terjadi sekarang. Jika ia bisa pindah ke tim yang sudah punya dua atau tiga bintang dan kemudian menambahkan Dame di sana, saya rasa peluang menjadi juara akan menjadi sangat besar," jelasnya.

Shaq adalah pemain yang tidak asing dengan gerakan berpindah tim untuk mencari gelar juara. 

Setelah gagal meraih gelar bersama Orlando Magic di awal kariernya, ia merapat ke Los Angeles Lakers pada tahun 1996. Disitu ia meraih tiga titel juara NBA. 

Cincin juara terakhirnya didapat kala berpindah lagi ke Miami Heat pada 2006. Shaq bertandem dengan pemain seperti Dwyane Wade, Gary Payton, Alonzo Mourning, dan Jason Williams.

(vic/tribun-medan.com)l

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved