Breaking News:

Senin, Pemko Binjai Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka untuk Siswa Baru

Pemerintah Kota Binjai akan menggelar uji coba pembelajaran tatap muka (PTM), Senin (13/9/2021). 

Penulis: Satia | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/SATIA
Wali Kota Binjai Amir Hamzah di Pondok Pesantren Sabilul Mukminin, Jalan Sawi, Kelurahan Payaroba, Binjai Barat, Selasa (31/8/2021).(TRIBUN MEDAN/SATIA) 

TRIBUN MEDAN.com, BINJAI - Pemerintah Kota Binjai akan menggelar uji coba pembelajaran tatap muka (PTM), Senin (13/9/2021). 

Uji coba ini akan menerapkan protokol kesehatan kepada setiap guru dan siswa yang akan belajar di ruangan. 

Nantinya, dalam pembelajaran siswa tidak diperbolehkan membuka masker saat di ruangan. Kemudian, jarak antara siswa juga diberlakukan, untuk mengantisipasi terjadinya kontak dengan murid. 

"Senin kemarin (06/09/2021), kita sudah buat rapat. Rencana kita, PTM terbatas di Binjai dimulai pekan kedua September, atau hari Senin (13/09/2021) ini. Tapi sifatnya masih uji coba," kata Wali Kota Binjai Amir Hamzah. 

Ia mengatakan, sistem PTM terbatas di Kota Binjai hanya dikhususkan bagi siswa baru masuk dari masing-masing jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP sederajat, dan SMA sederajat.

"Kenapa kami khususkan untuk siswa kelas 1 dari setiap tingkatan? Sebab mereka ini yang sebenarnya wajib saling mengenal dengan sesama temannya, dengan gurunya, maupun dengan lingkungan sekolahnya. Ini juga salah satu upaya kita menghindarkan konsentrasi siswa yang terlalu banyak di lingkungan sekolah," ucapnya. 

Mantan Kepala BKD ini kemudian mengatakan, apabila dari hasil uji coba PTM menunjukan hasil baik, maka penerapan juga akan dilakukan kepada siswa lainnya. 

Akan tetapi, semua keputusan ini harus melihat jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Binjai, serta persentase pendidik, tenaga kependidikan, dan siswa yang telah menjalani vaksinasi. 

"Nanti kita evakuasi kembali. Seandainya grafik di Kota Binjai menurun, maka PTM kita berlakukan juga untuk siswa kelas 2 dan 3. Kalau nantimya terus turun, ya kita bebaskan. Tapi tetap saja kita mengacu kepada jumlah guru dan siswa yang sudah divaksin," ucapnya.

Selain itu, kata dia saat ini baru sekitar 12-15 persen siswa menjalani vaksinasi Covid-19, dari total 37 ribu murid SD, SMP sederajat, dan SMA sederajat yang ada di Kota Binjai. Sedangkan pendidik dan tenaga kependidikan yang menjalani vaksinasi telah mencapai 95 persen lebih.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved