Breaking News:

Cara Bobby Nasution Antisipasi Penyelewengan Dipuji Pengamat dari Universitas HKBP Nomensen

Kepala Program Studi Magister Ilmu Administrasi, Pascasarjana Universitas HKBP Nomensen Medan Dr  Drs Marlan Hutahaean

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Wali Kota Medan, Bobby Nasution Meninjau Langsung Perbaikan Jalan Bunga Asoka. Kini, Jalan Tersebut Sudah Mulus dan Tidak Lagi Berlubang. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kepala Program Studi Magister Ilmu Administrasi, Pascasarjana Universitas HKBP Nomensen Medan Dr  Drs Marlan Hutahaean atas sikap Bobby Nasution yang turun langsung untuk memastikan perbaikan jalan yang dilakukan berkualitas.

Marlan menilai yang dilakukan  Bobby itu sudah tepat dan sangat baik. Dalam pendekatan administrasi publik dan dilihat  dari sisi paradigmanya, jelasnya, menyangkut tentang kepublikan.

“Artinya, apa yang dilakukan Wali Kota adalah untuk kepentingan publik dan ingin memastikan apakah layanan dalam bentuk perbaikan jalan yang diperuntukan bagi publik atau masyarakat itu. Sudah benar dan sesuai dengan yang diharapkan publik, termasuk material yang digunakan dan luas cakupan jalan yang diperbaiki," ujarnya. 

Dengan terjun ke lapangan, lanjut Marlan, Wali Kota ingin memastikan bahwa perencanaan dan implementasi sesuai di lapangan sekaligus mencegah terjadinya penyelewengan saat perbaikan jalan dilakukan.

Kemudian, Marlan juga sangat mengapresiasi karena Bobby Nasution lebih memberikan porsi melaksankan tugasnya dengan terjun langsung ke masyarakat daripada hanya sekedar berkantor di Balai Kota.

“Dengan Wali Kota terjun langsung ke masyarakat membuat paradigmanya berubah menjadi paradigma pelayanan sepenuh hati. Maksudnya, Pak Wali tugasnya bersifat kebijakan strategis dan memastikan apakah kebijakan-kebijakan strategis ini benar-benar terlaksana dengan baik,” paparnya seraya berharap agar 80 % kerja Wali Kota turun langsung ke publik atau masyarakat.

Di tengah fokus menangani pandemi Covid-19, Wali Kota Medan Bobby Nasution tidak melupakan program prioritas lainnya, seperti perbaikan infrastruktur jalan. Sebab, orang nomor satu di Pemko Medan ini menyadari keberadaan infrastruktur jalan yang baik, selain memperlancar aktifitas juga sangat mendukung perkembangan perekonomian masyarakat.

Atas dasar ini, menantu Presiden Joko Widodo itu menargetkan seluruh jalan rusak yang menjadi tanggung jawab Pemko Medan harus selesai diperbaiki dalam waktu 2 tahun.

Meski demikian, Bobby Nasution berulangkali mengingatkan agar perbaikan yang dilakukan tidak asal jadi. Ia tidak mau, baru berapa bulan diperbaiki, jalan tersebut kembali rusak.

Oleh karenanya, Bobby Nasution  minta agar jalan rusak yang diperbaiki harus menggunakan bahan berkualitas dan sesuai spesifikasi, sehingga tidak cepat rusak dan tahan lama. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved