Kabar Perampokan Toko Emas

Empat Perampok Toko Emas Kabarnya Ditangkap, Pemilik Toko Dipanggil Polisi

Empat perampok toko emas Pasar Simpang Limun kabarnya sudah diamankan polisi. Saat ini pemilik toko emas dipanggil

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Keempat pelaku perampokan toko emas Masrul yang terekam kamera CCTV milik warga, Kamis (26/8/2021) sekitar pukul 14:30 WIB. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Informasi di lapangan menyebutkan, empat perampok toko emas di Pasar Simpang Limun kabarnya sudah diamankan tim gabungan Polda Sumut.

Pascakabar ini beredar, pemilik toko Marsul dan Aulia Chan, yang menjadi korban perampokan pria bersenjata api itu dipanggil polisi.

Ade Irawan, pemilik toko emas Masrul mengatakan datang ke kantor polisi jelang tengah hari tadi.

Sekira pukul 10.00 WIB, Ade Irawan dihubungi petugas.

Baca juga: Komentar Kapolda Sumut Soal Perampok Toko Emas Bersenjata Api Masih Berkeliaran

"Orang Polsek (Medan Kota) tadi nelpon disuruh datang. Ini lagi makan," kata Ade Irawan saat dihubungi, Senin (13/9/2021).

Sementara itu, pemilik toko emas Aulia Chan saat ditemui sudah tidak berada di tokonya.

Menurut keterangan pedagang yang ada disebelahnya, pemilik toko pergi ke kantor polisi.

"Ke kantor polisi. Ada perlu katanya," ucapnya.

Ade dan Nasrul berangkat ke kantor polisi sekira pukul 12.00 WIB.

Baca juga: Kabar Perampok Toko Emas Ditangkap, Ini Fakta Sebenarnya, Pelaku Bercelana Loreng Berkeliaran

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi belum mau terbuka soal kabar penangkapan empat perampok toko emas ini.

"Sekarang ini anggota masih di lapangan. Pak Dir Krimum juga sudah lama enggak ketemu, karena masih di lapangan," kata Hadi.

Hadi menyebutkan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan berbagai cara untuk mengungkap kasus ini.

Pihaknya juga sudah melakukan identifikasi terhadap rekaman CCTV yang menunjukkan pelaku.

Namun ia belum bisa membeberkan berapa pelaku yang sudah teridentifikasi.

Sama halnya dengan hasil uji balistik yang telah dilakukan Polda Sumut, Hadi menyebutkan masih dalam pemeriksaan.

"Memang sejak awal sudah dilakukan. Identifikasi pelaku berdasarkan rekaman CCTV dan tim juga sudah merangkai atau menggabungkan semua rekam CCTV yang ada di lapangan," ucapnya.(cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved