Breaking News:

Pemilik Toko Rumah Uis Senang, Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu Beli Pakaian Adat Karo

SETELAH sepekan diberlakukannya perwal Pakaian Adat Bagi ASN diterapkan

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Wali Kota Medan, Bobby Nasution bersama Kahiyang Ayu, istrinya Membeli Pakaian Adat Karo di Rumah Uis, Jalan Jamin Ginting Kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - SETELAH sepekan diberlakukannya perwal Pakaian Adat Bagi ASN diterapkan, sudah memberikan angin segar kepada para pelaku UMKM khususnya di bidang fashion. 

Pemilik Toko Rumah Uis, Averiana Barus, merasa bahagia saat Wali Kota Medan, Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu istrinya berkunjung. Wanita yang akrab disapa Ave itu menerima kunjungan Bobby Nasution dan istri Kahiyang Ayu.

Orang nomor satu di Kota Medan itu datang untuk membeli bakal kain bermotif khas Karo sekaligus menempah pakaian baru. Memang sudah dua kali Jumat ini, Bobby Nasution mengenakan pakaian adat di sela aktivitasnya. Pertama kali, Bobby mengenakan pakaian adat asal Melayu.

Bobby tampak mengenakan pakaian adat Batak Toba. Itu sesuai dengan Perwal yang dibuatnya, setiap Hari Jumat ASN di Pemko Medan harus mengenakan baju adat. Khususnya 11 suku yang ada di Kota Medan.

"Saya sama istri tadi beli bakal Uis Karo, sekaligus dijahitkan jadi kemeja. Saya imbau agar ASN membeli juga pakaian adatnya supaya membantu pelaku UMKM, membantu penenun. Jangan cuma sewa, ASN harus beli," kata Bobby di Rumah Uis.

Dengan kebijakan tersebut, Bobby Nasution juga berharap mampu membangkitkan gairah pelaku UMKM, dalam hal ini di bidang fashion.

"Kita harus support, ASN beli yang baru pakaiannya jangan cuma sewa.

Dan hal itu diamini Ave.

"Ketika saya baca di media tetang kebijakan Pak Wali Kota soal baju adat, saya langsung semangat lagi dan berani memproduksi. Ini jadi angin segar bagi kami yang juga merasakan dampak pandemi. Tiga bulan terakhir ini kami benar-benar sulit. Dengan kebijakan Pak wali kami jadi semangat lagi. Saya apresiasi sekali langkah pak wali," kata Ave sembari menjelaskan bahwa Bobby Nasution dan Kahiyang ayu membeli kain Uis jenis bekabulu atau belah bambu dan kain sarung khas Karo.

Dikatakan Ave, walaupun display yang dipajang tokonya adalah Uis dan pakaian khas Karo, namun tak menutup kemungkinan pihaknya membuat pakaian adat lainnya.

"Memang display Karo karena saya orang Karo. Tapi yang lain misal Simalungun, saya siap juga membuatnya. Karena kita juga kerjasama dengan pengrajin khas Simalungun dan etnis lainnya. Intinya kami senang dengan program pak wali hingga kami berani produksi lagi," kata Ave. 

(*) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved