Breaking News:

Resmikan Masjid Al Hidayah, Yusuf Siregar Sebut Masjid Membangun Budaya Umat Muslim

Wakil Bupati Deliserdang Yusuf Siregar meresmikan Masjid Al-Hidayah, Desa Tanjung Morawa-A, Jalan Sei Blumei Hilir, Kecamatan Tanjungmorawa. 

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Wakil Bupati Deliserdang, Yusuf Siregar Meresmikan Masjid Al-Hidayah di Desa Tanjungmorawa A, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang. 

TRIBUN-MEDAN.COM, LUBUKPAKAM - Wakil Bupati Deliserdang Yusuf Siregar meresmikan Masjid Al-Hidayat, Desa Tanjung Morawa-A, Jalan Sei Blumei Hilir, Kecamatan Tanjungmorawa

Acara peresmian masjid tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemukulan bedug oleh Wakil Bupati Deli Serdang, Yusuf Siregar.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Yusuf Siregar mengatakan, masjid bukan hanya berperan sebagai tempat beribadah semata, melainkan juga sebagai tempat pusat kegiatan umat islam. Dan menyebarkan nilai-nilai persatuan, kesatuan, persaudaraan, dan kerukunan.

“Selain itu, masjid juga berperan dalam membangun budaya umat dan pengembangan kehidupan sosial kemasyarakatan lainnya. Oleh karena itu, kita patut bersyukur, berkat kebersamaan yang telah diwujudkan oleh segenap para donatur serta semua pihak masjid al.Hidayah telah selesai pembangunannya. Inilah bukti kecintaan kita kepada Masjid," ujarnya. 

Ia berharpa Masjid Al Hidayah memancarkan cahaya Islam dan menyebarkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan serta persaudaran.  

"Mari kita bersama-sama memakmurkan Masjid ini dan menjadikannya sebagai pusat kebudayaan dan pengetahuan kajian ilmu islam. Bukan hanya mendirikannya saja, namun tanggung jawab besar bagi kita bersama, adalah untuk memakmurkannya," katanya. 

“Kedepannya Masjid Al-Hidayah ini dapat  menjadi pusat kegiatan umat di dalam mempererat ukhuwah islamiyah, di atas landasan akhlak yang mulia dalam tatanan kehidupan masyarakat yang religius, damai dan sejahtera,”tambah Wabup.

Sebelumnya Ketua BKM Masjid Al-Hidayah Edy Asrin menjelaskan, mulanya berdri Musala Al-Hidayat yang dibangun pada 2005 dari swadaya masyarakat dan bantuan dari Alimuddin Mandai. Kemudian, Alimuddin Mandai memberikan hibah tanah seluas 680,5 meter persegi. 

"Surat hibah itu diberikan secara tersurat ke KUA setempat dan sejumlah tokoh masyarakat memberikan hibah seperti tempat wudhu. Selanjutnya keluarga Almarhum Tarmizi juga menghibahkan tanahnya untuk jalan menuju tempat air wudhu selebar 1,2 meter. Dan Bapak Ilyas juga menginfaqkan tanahnya seluas 4x16 meter semuanya telah tersurat menjadi satu yang sekarang menjadi surat Masjid Al-Hidayah," ujarnya. 

(*) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved