Breaking News:

5 Preman di Jembatan Rusak Pancurbatu Ditangkap karena Pungli, Polisi Minta Warga Melapor

Kapolsek Pancurbatu meminta agar mahasiswa yang memviralkan pungli segera membuat laporan ke Polsek.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Preman yang melakukan pungli di jembatan merah Tuntungan, Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancurbatu saat dibawa ke Polsek Pancurbatu, Selasa (14/9/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polsek Pancurbatu bersama Satuan Polisi Pamong Praja kembali menangkap preman yang melakukan pungli di Jembatan Merah Tuntungan, di Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang pada Selasa (14/9/2021) siang.

Dari operasi tersebut polisi menangkap empat orang yang diduga preman saat sedang melakukan pungutan liar.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang pecahan Rp 1.000 dan Rp 2.000.

"Dari operasi tadi diamankan empat orang beserta barang bukti uang," kata Kapolsek Pancurbatu Kompol Dedy Dharma, Selasa (14/9/2021).

Dedy menyebutkan total pelaku pungli yang diamankan berjumlah lima orang. Kelimanya ditangkap dalam waktu yang berbeda.

Satu orang diamankan pada Senin malam, sementara empat lagi pada Selasa siang.

Dedy mengatakan, pihaknya menindaklanjuti viralnya di media sosial soal para preman yang meminta uang di jembatan rusak tersebut.

Disitu ia diminta sejumlah uang agar bisa lewat di jembatan yang sedang ditutup oleh camat. Namun bila tak diberi uang, pengendara disuruh memutar balik atau mencari jalan alternatif.

Kapolsek Pancurbatu meminta agar mahasiswa yang memviralkan pungli segera membuat laporan ke Polsek.

Menurutnya, hal itu agar pelaku dapat di proses secara hukum.

"Cuma tidak bisa kami proses lebih lanjut karena tidak ada laporan. Jadi kami mohon kepada yang memviralkan agar bisa datang ke Polsek untuk buat laporan agar kami nangkapnya tidak sia-sia dan yang memviralkan juga tidak sia-sia," ucap Dedy. (cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved