Breaking News:

BNN Sumut Sebut Pengguna Narkoba di Warnet Meningkat, Pengunjung Diminta Tes Urine

Kebanyakan, sebelum main game para penyalahguna memakai narkoba. Anggapan penyalahguna juga kalau tidak ada barang bukti, tak bisa diamankan. 

Penulis: Goklas Wisely | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY
Kepala BNNP Sumut Brigjend Toga Panjaitan menjelaskan saat Polrestabes Medan menggelar konferensi pers terkait tindak pidana narkotika dan psikotropika yang terjadi minggu terakhir ini di Kota Medan, Selasa (14/9/2021). (TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala BNN Sumut mengungkap bahwa tren pengguna narkoba di warnet meningkat. di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) narkoba tetap berjalan. 

Dia menjelaskan selama sebulan ini, telah merazia berbagai tempat di tingkat desa, kelurahan, RT/RW yang sering digunakan untuk mengkonsumsi narkoba. 

"Contoh kemarin di Kampung Lalang, di pinggir-pinggir sungai," sebutnya, Selasa (14/9/2021). 

Toga pun menuturkan ada fenomena baru. Ternyata penyalahguna narkoba juga banyak dari kalangan pelanggan game online di warnet-warnet. 

Kebanyakan, sebelum main game para penyalahguna memakai narkoba. Anggapan penyalahguna juga kalau tidak ada barang bukti, tak bisa diamankan. 

Tetapi, pihaknya mengamankan penyalahguna tersebut dan melakukan tes urine. Semua yang positif pun wajib direhabilitasi dengan waktu enam kali 24 jam. 

"Kami melalukan assesmen media. Jadi sekarang korban penyalahgunaan narkoba yang tidak ada barang bukti akan ditangani dengan assesmen medis," ujarnya. 

"Akan kami lakukan koordinasi dengan panti rehab swasta dengan biaya yang tidak mahal. Dari 100 orang yang diamankan, 50 persen dari kalangan orang miskin," sambungnya. 

Rata-rata penyalahgunaan pun disebutnya punya penyakit bawaan seperti stres, setengah gila,  sakit jantung, hepatitis, gangguan hati, dan lainnya. 

Harapnya, dengan melakukan rehabilitasi 3-6 bulan, para penyalahguna memiliki daya tangkal saat keluar. Ia pun mengatakan pihaknya, selama rehab, akan memberi pembelajaran mulai dari bangun pagi sampai tidur malam. 

"Jadi kembali lagi, kalau penyalahguna narkoba tidak diobati maka tidak bisa sembuh. Maka dari itu perlu direhabilitasi," tutupnya.  (cr8/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved