Breaking News:

Pengungkapan Kasus Narkoba

Bobby Nasution Janji Bangun Panti Rehabilitasi Narkoba Gratis di Kota Medan dan Ingin Punya BNN Kota

Bobby Nasution mengutarakan keprihatinannya soal masalah narkoba di Kota Medan. Dia pun berjanji akan membangun panti rehabilitasi gratis

Penulis: Alfiansyah | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menghadiri pemusnahan barang bukti narkoba di Polrestabes Medan, pada Selasa (14/9/2021). (TRIBUNMEDAN/ALFIANSYAH) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Wali Kota Medan, Bobby Nasution merasa prihatin dengan maraknya peredaran narkoba di Kota Medan.

Apalagi, banyak dari korban penyalahgunaan ini berada pada usia produktif.

Atas kondisi itu, Bobby Nasution berjanji akan mendirikan tempat rehabilitasi secara gratis.

Baca juga: Viral Halusinasi Narkoba, Pria ini Milih Lompat dari Ketinggian Saat Polisi Razia Cafe

Menurutnya, peranan pemerintah sangatlah penting dalam memberantas narkoba, terutama kepada para pelaku penyalahgunanya.

"Memang kedepannya peran pemerintah ini sangat diperlukan untuk bisa merehap para korban penyalahgunaan narkoba," kata Bobby, Selasa (14/9/2021).

"Ini akan terus kita upayakan dengan sebaik-baiknya, karena selama ini lokasi rehab itu banyak milik swasta dan kita sedang mengupayakan lokasi rehab gratis," katanya. 

Selain itu, Bobby juga menambahkan bahwa Kota Medan sangat membutuhkan Badan Narkotika Nasional (BNN) agar dapat menekan angka peredaran narkoba di wilayah Kota Medan.

Baca juga: Jual Ekstasi Pakai Kemasan Kopi Saset, Pasutri ini Akui Kenal Bosnya di Hotel Capital

"Kita juga belum punya BNN, mudah-mudahan kedepannya dengan segala syaratnya, tindakan upayakan BNN di Kota Medan bisa terbentuk," tuturnya.

Menantu Presiden Jokowi Widodo ini juga menyampaikan bahwa para pengedar narkobalah yang merusak generasi muda.

Ia pun meminta kepada pihak penegak hukum agar memberikan hukuman seberat-beratnya kepada para pelaku pengedar narkoba.

"Pengedar inilah yang merusak masyarakat Kota Medan. Tentu kami berharap agar hukuman yang diberikan kepada pengedar harus hukuman yang seberat-beratnya," ucapnya.

"Karena ini menyangkut masa depan generasi penerus bangsa kita," pungkas Bobby.(cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved