Breaking News:

Cara Bobby Nasution Pangkas Pengangguran di Kota Medan saat Pandemi Covid-19

Wali Kota Medan, Bobby Nasution fokus terhadap akselerasi pemulihan ekonomi masyarakat.

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Wali Kota Medan, Bobby Nasution Meninjau Langsung Perbaikan Jalan Bunga Asoka. Kini, Jalan Tersebut Sudah Mulus dan Tidak Lagi Berlubang. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Wali Kota Medan, Bobby Nasution fokus terhadap akselerasi pemulihan ekonomi masyarakat. Satu di antaranya dengan melakukan percepatan pembangunan infrastruktur.

Dalam pembangunan infrastruktur itu, ia pengin memberdayakan masyarakat sebagai pekerjanya. Sebab, tidak sedikit masyarakat yang kehilangan pekerjaan selama pandemi Covid-19. 

“Dalam percepatan pembangunan infrastruktur, kualitas dan ketepatan waktu yang kita kejar. Hal ini penting agar pengerjaan perbaikan infrastruktur dapat berjalan dengan memperhatikan kualitas bukan hanya kuantitas,” kata Bobby Nasution baru-baru ini seraya menambahkan, percepatan pembangunan infrastruktur yang dilakukan dapat memberdayakan masyarakat sebagai pekerjanya.

Ia menambahkan tengah  memfokuskan program kerja di tahun 2022 terhadap akselerasi pemulihan ekonomi masyarakat melalui pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan sosial. Dengan kerja keras yang dilakukan tersebut, orang nomor satu di Pemko Medan itu berharap agar ekonomi masyarakat dapat pulih kembali. Oleh karenanya diharapkan dukungan dan kolaborasi dari semua pihak.

Kepala Bappeda Kota Medan, Benny Iskandar menambahkan, wali kota pengin ekonomi masyarakat bisa kembali pulih. Oleh karena itu, kegiatan ekonomi masyarakat akan terus dikembangkan. 

Pemulihan ekonomi masyarakat dilakukan melalui pengembangan UMKM. Selama ini, ekonomi sangat terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Selain itu, Benny mengungkapkan, Pemko Medan akan mempercepat pembangunan infrastruktur dengan melibatkan masyarakat Kota Medan. Masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat terdampak pandemi Covid-19 akan diberdayakan untuk membantu dalam pembangunan infrastruktur yang ada di Kota Medan.

Ia menjelaskan, perbaikan infrastruktur merupakan satu dari lima program prioritas Pemko Medan. Proses eksekusinya harus menggunakan bahan yang kokoh sehingga infrastruktur di Kota Medan nantinya dapat digunakan dalam jangka panjang.

Dengan dilakukannya percepatan pembangunan infrastruktur ini, diharapkan dapat menyerap tenaga kerja, jadi masyarakat yang sebelumnya kehilangan pekerjaan dapat bekerja apakah dia nanti menjadi tukang atau mandor.

“Contohnya pembangunan infrastruktur yang bersumber dari dana kelurahan bisa dikerjakan secara padat karya, jadi tidak perlu lagi melibatkan pihak ketiga. Dengan demikian masyarakat Kota Medan dapat memiliki pekerjaan,” jelas Benny beberapa hari lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved