Breaking News:

Gagal Pesta Sabu, Dua Jambret Justru babak Belur Dihajar Warga

Dua pelaku jambret babak belur dihajar warga dan gagal pesta sabu lantaran tertangkap tangan saat beraksi

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Array A Argus
HO
Dua jambret yang diamankan petugas Polsek Delitua.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Tim Unit Reskrim Polsek Delitua meringkus dua orang jambret handphone yang beraksi di Jalan Stasiun, Simpang Gang Purwo, Desa Suka Makmur, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (11/9/2021) kemarin.

Adapun kedua pelaku yakni Hendra Pratama (27) dan Revalino Tanaka Nasution (23) warga Jalan Brigjen Katamso, Gang Perbatasan, Kelurahan Kampung Baru.

Keduanya ditangkap warga saat menjambret handphone milik Alda Syakira yang saat itu tengah berkendara di Desa Kedai Durian, Kecamatan Delitua.

Saat itu korban pergi menggunakan sepeda motor sekira pukul 23:00 WIB sambil membawa handphone yang diletakkan di dashboard sebelah kiri.

Baca juga: Terlilit Utang, Driver Ojol Nekat Jambret Pegawai BUMN

Korban yang tak menyadari sedang dibuntuti tiba-tiba dihampiri dua orang pria dan langsung mengambil HP yang diletakkannya itu.

Saat itu korban yang refleks langsung mengejar pelaku sambil berteriak 'maling'.

Begitu saling berdekatan, korban langsung menendang dua perampok tersebut hingga tersungkur bersama sepeda motornya.

Warga yang mengetahui kejadian ini langsung menangkap dan menghakimi pelaku hingga babak belur.

"Selanjutnya kedua pelaku diamankan warga ke Polsek beserta Handphone korban yang ditemukan tidak jauh dari lokasi," kata Kanit Reskrim Polsek Delitua, Iptu Martua Manik, Selasa (14/9/2021).

Baca juga: Polsek Medan Baru Tangkap Jambret di Depan Gereja HKI Teladan, Ternyata Residivis!

Saat interogasi, kedua pelaku mengaku uang hasil perampokan itu akan digunakan untuk dibelikan narkoba jenis sabu-sabu.

Dari situ polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Yamaha X Ride dengan No Polisi BK 3745 AHS milik pelaku dan handphone korban merk Oppo berwarna putih.

Akibat perbuatan mereka kini keduanya harus mendekam di dalam penjara.

"Pelaku dipersangkakan Pasal 365 Ayat 2 ke 1 dan 2 dari KUHP pidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," tutupnya.(cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved