Breaking News:

Kebijakan Bobby Nasution Wajibkan ASN Berbaju Adat Beri Dampak Positif untuk UMKM

Wali Kota Medan, Bobby Nasution menerbitkan Surat Keputusan Wali Kota Medan tentang pakaian dinas dan atribut

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Wali Kota Medan, Bobby Nasution bersama Kahiyang Ayu, istrinya Membeli Pakaian Adat Karo di Rumah Uis, Jalan Jamin Ginting Kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Wali Kota Medan, Bobby Nasution menerbitkan Surat Keputusan Wali Kota Medan tentang pakaian dinas dan atribut yang wajib dikenakan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Satu di antaranya pemakaian pakaian adat. 

Dalam Surat Keputusan Wali kota disebutkan, pakaian dinas harian khas daerah itu terdiri dari delapan etnis yang ada di Kota Medan yakni Melayu, Karo, Tapanuli Selatan, Batak Toba, Simalungun, Dairi/Pakpak dan  Nias. Kemudian ditambah dengan tiga etnis pendatang lainnya yakni Jawa, Padang/Minangkabau serta Aceh.

Melalui pemakaian pakat adat ini, Bobby Nasution ingin menyampaikan bahwa Kota Medan memiliki berbagai keberagamanan yang sangat luar biasa sehingga sering dijuluki sebagai miniaturnya Indonesia.

“Kita minta seluruh ASN dan P3K di lingkungan Pemko Medan agar memakai  pakaian adat, diupayakan sesuai dengan etnisnya masing-masing.  Khusus untuk pejabat eselon II, kita minta tidak hanya mengenakan pakaian adat etnisnya saja tetapi seluruh etnis yang ada di Kota Medan secara bergantian. Melalui pemakaian pakaian adat ini, kita ingin menyampaikan semua etnis, kebudayaan dan keberagaman yang ada merupakan jati diri dan kekuatan yang dimiliki Kota Medan,” kata Bobby nasution beberapa hari lalu.

Selain melambangkan berbagai keberagaman yang ada di Kota Medan, orang nomor satu di Pemko Medan itu berharap pemakaian pakaian adat dapat membangkitkan kembali budaya/tradisi  yang diikuti pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

Dan, mendorong para penggiat UMKM  yang memproduksi pakaian dan aksesoris  pakaian daerah. Bobby ingin kebijakan yang dilakukannya itu berefek dengan meningkatnya belanja ASN  untuk membeli pakaian daerah.

Upaya untuk mendorong ASN dan P3K belanja pakaian daerah, Bobby Nasution  bersama Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu M Bobby Nasution  sengaja mengunjungi  salah satu pengerajin pakaian adat  yakni Rumah Uis Jalan Jamin Ginting Medan, Jumat (10/9).

Di tempat itu,  khusus menjual  pakaian adat dan aksesoris etnis Karo.  Setelah melihat-lihat, Bobby membeli  bekabulu (kain khas Karo) dan kemeja yang bahannya merupakan kain khas Karo. Sedangkan Kahiyang membeli kain sarung dan selendang khas Karo

Dikatakan Bobby, Rumah Uis ini fokus memproduksi berbagai fashion  yang bahannya merupakan uis (kain) dan motif khas Karo. Jika di suku Batak, jelasnya, uis itu adalah ulos.

“Pakaian yang dijual bukan hanya untuk upacara adat saja, tapi juga untuk fashion. Tentunya ini semua harus kita support,  bagi masyarakat Kota Medan yang ingin membeli pakaian adat, khususnya etnis Karo dapat datang kesini. Meskipun Pemko Medan saat ini fokus kepada para pelaku UMKM yang bergerak di bidang makan minum, namun kedepannya akan kita pikirkan pegiat UMKM yang selama ini tetap melestarikan dan menjaga kebudayaan atau etnis di Kota Medan,” ungkapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved