Breaking News:

Kepala Puskesmas Hutaimbaru yang Terjaring OTT tak Kunjung Diadili

Kasus pungutan liar bidan di Puskesmas Hutaimbaru Padanglawas Utara sampai sekarang tak kunjung ada tersangkanya

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Array A Argus
Repro/KompasTV
Ilustrasi. (Repro/KompasTV) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang melibatkan Kepala Puskesmas Hutaimbaru, Kabupaten Padanglawas Utara berinisial HER dan Bendara BPJS di puskesmas tersebut berinisial KDR tak kunjung diadili.

Menurut Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes John Carles Edison Nababan, kasus ini sudah masuk tahap satu.

Penyidik sebelumnya sudah menerima petunjuk dari jaksa penuntut umum (JPU).  

Baca juga: BERITA KPK HARI INI: ICW Beri KPK Nilai D, OTT hanya 1 Dampak Penonaktifan 75 Pegawai KPK

"Kasusnya masih dalam proses," katanya, Selasa (14/9/2021).

Disinggung lebih lanjut soal rencana pemanggilan Kepala Dinas Kesehatan Paluta, John mengatakan tidak ada pemanggilan. 

"Kepala Dinas Kesehatan tidak ada dipanggil," ucapnya.

Baca juga: PRESIDEN Real Madrid Dikritik Tak Kompeten oleh Presiden UEFA, Ancelotti Justru Beri Pembelaan

Kasus pungli ini berawal dari adanya pungutan dana sebesar Rp 13,9 juta terhadap para bidan.

Polisi yang menerima informasi itu kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap para tersangka di Jalan Lintas Gunung Tua-Langga Payung Km 15, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Paluta.(cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved