Breaking News:

Pengungkapan Kasus Narkoba

Warga Aceh dan Medan Labuhan yang Edarkan Heroin Terancam Hukuman Mati

Dua tersangka pengedar heroin masing-masing ANS dan MAN terancam human mati sebagaimana Pasal 114 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika

Penulis: Alfiansyah | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
Dua pengedar heroin saat digelandang menuju rumah tahanan polisi (RTP Polrestabes Medan, Selasa (14/9/2021).(TRIBUNMEDAN/ALFIANSYAH) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Dua pengedar 3,1 Kg heroin masing-masing ANS (35) dan MAN (41) terancam hukuman mati.

ANS yang merupakan warga Desa Kuala Pedaga, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang dan MAN warga Jalan Chaidir Blok AA, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan ini dijerat Pasal 114 ayat 2 subs 112 ayat 2 undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009.

"Pelaku terancam hukuman mati, pidana seumur hidup atau paling singkat 6 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko, Selasa (14/9/2021).

Baca juga: Pasutri Pengedar Ekstasi Buka Suara, Dapat Pasokan dari Mafia di Capital Building

Menurut Riko, keduanya memasok heroin ke Kota Medan setelah mendapatkan barang dari Malaysia.

Keduanya diamankan saat akan melakukan transaksi di Jalan Cemara, Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Timur, Rabu (1/9/2021).

Dari tangannya polisi menyita barang bukti berupa 3,1 kilogram heroin.

Saat ditanyai oleh polisi, kedua pelaku mengaku bahwa baru sekali melakukan transaksi narkoba tersebut.

Baca juga: 3,1 Kg Heroin Asal Malaysia Gagal beredar di Kota Medan

"Pertama kali, belum pernah ketangkap. Saya disuruh jemput ke Kuala Simpang Aceh," kata seorang pelaku.

Saat digelandang polisi, keduanya cuma menundukkan kepala dalam-dalam.

Keduanya terlihat dikawal petugas Sat Res Narkoba menujul rumah tahanan polisi (RTP) yang berada di sebelah gedung Sat Reskrim Polrestabes Medan.(cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved