Breaking News:

New Video

BNN Tangkap Residivis yang Kembali Edarkan Sabu di Jalan Parapat

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pematangsiantar menggelar press rilis pengungkapan kasus narkotika yang dilakukan seorang residivis

Penulis: Alija Magribi | Editor: Fariz

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pematangsiantar menggelar press rilis pengungkapan kasus narkotika yang dilakukan seorang residivis bernama Darto Siahaan alias Sabar Frengki Siahaan, Rabu (15/9/2021) siang.

Dalam paparan yang dipimpin Kepala BNN Tuangkus Harianja, Kasi Berantas BNN, Kompol Pierson Ketaren mengatakan pelaku tersebut diamankan saat membawa narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 22 Gram.

Pria bernama Darto Siahaan alias Frengky Siahaan (41) ini diringkus oleh tim bidang pemberantasan BNN tepat ditepi Jalan Parapat, Kota Pematangsiantar pada Selasa (14/9/21) sore.

"Yang bersangkutan berinisial SFS tapi dikenal di wilayahnya dengan nama DS, membawa narkotika jenis sabu sebanyak 22 Gram, saat ini masih dilakukan pemeriksaan," ujar Kompol Pierson Kataren kepada wartawan di lobby Kantor BNN Pematangsiantar.

Lanjut Kompol Pierson Kataren kembali, penangkapan terhadap
Darto Siahaan alias Frengky Siahaan
bermula dari informasi yang didapat BNN Pematangsiantar terkait adanya peredaran gelap narkotika jenis sabu di kawasan Jalan Parapat.

Tim Pemberantasan BNN kemudian bergerak dan melakukan pengintaian terhadap pelaku, mulai dari kediamannya Jalan Nagori Bosar RT 009/RW 003/ Kelurahan Nagahuta, Kecamatan Siantar Marimbun.

Usai lakukan pemantauan, tim BNN pun berhasil menemukan Darto Siahaan alias Frengky Siahaan di Jalan Parapat Km 5, Kelurahan Siantar Marimbun, dan mengamankannya ke kantor BNN Jalan Keselamatan, Kelurahan Suka Dame, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar.

"Ia menginap di rumah temannya ," tutur Kompol Pierson.

Sekadar diketahui, Darto Siahaan alias Frengky Siahaan telah lama menjadi target BNN Kota Pematangsiantar karena kerap edarkan narkotika jenis sabu-sabu di Jalan Parapat. Padahal ia sudah tiga kali mendekam di jeruji besi dengan kasus yang sama.

(Alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved