Breaking News:

Hakim PN Medan Marah ke Korban Penipuan Calo PNS: Dari Mana Kau Pahami Itu?

"Enggak ada yang gratis di dunia ini, Pak," kata Elisa kepada majelis hakim.

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/GITA NADIA TARIGAN
Sidang perkara dugaan penipuan oleh calo PNS dengan terdakwa Dra Srinawaty Sembiring yang digelar di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Elisa Rustini Sirait yang mengaku ditipu oleh Srinawaty Sembiring dinasehati hakim karena menyogok untuk meloloskan anaknya menjadi PNS.

Sidang dengan terdakwa Srinawaty Sembiring digelar di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (15/9/2021).

Elisa Rustini Sirait merasa tertipu dengan perbuatan Srinawaty yang mengaku bisa meloloskan anaknya menjadi PNS di Kemenkumham dengan imbalan uang.

"Anakku, Thommy, kan dafrar PNS di  Kemenkumham, dan dia (terdakwa) menawarkan dengan imbalan Rp 200 juta. Sudah kukasih uangnya, tapi anakku enggak masuk (PNS)," kata Elisa menjawab pertanyaan Hakim Ketua Imanuel Tarigan.

Mendengar pengakuan itu, sontak saja Hakim menyentil saksi sejak kapan masuk PNS harus bayar Rp 200 juta.

"Menurutmu perlu bayar ratusan juta masuk PNS?," tanya hakim.

Lantas dengan santai Elisa menjawab ia merasa perlu memberi uang Rp 200 juta agar anaknya bisa lolos menjadi PNS karena ia menganggap hal tersebut wajar.

"Perlu. Enggak ada yang gratis di dunia ini, Pak," cetusnya.

Mendengar pengakuan itu, hakim menasehati saksi bahwa seluruh informasi resmi menyatakan bahwa mendaftar PNS itu gratis dan tidak dipungut biaya apapun.

"Darimana kau pahami itu? Ada TV dan koran di rumahmu kan? Beginilah yang sering terjadi. Ujung-ujungnya kan anda yang dirugikan," kata Hakim.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved