Breaking News:

Kangan Islam

Kisah Sahabat Nabi, Punya Kekuatan Luar Biasa Tiada Tanding, Bergelar Pedang Allah

panglima perang dia sudah melewati ratusan medan tempur tanpa sekali pun mengalami kekalahan.

Ist
Sahabat Nabi 

TRIBUN-MEDAN.com - Khalid bin Walid selalu dikenang sebagai Sahabat Nabi Muhammad yang bergelar Saifullah Al- Maslul (Pedang Allah yang Terhunus).

Sebagai panglima perang dia sudah melewati ratusan medan tempur tanpa sekali pun mengalami kekalahan.

Keyakinan tauhidnya kepada Allah dan Nabi Muhammad telah membentuk Khalid bin Walid sebagai sosok pemberani tanpa takut. Bahkan kematian sudah tidak dikhawatirkan. 

Alkisah, Khalid pernah dengan secara sadar menenggak racun yang paling mematikan dari seorang penyihir. Namun, atas izin Allah, dan keyakinannya, racun itu sama sekali tak berdampak bagi Khalid. 

Ustadz Adi Hidayat (UAH) menerangkan bahwa Khalid bin Walid salah satu kekuatan utama umat Islam, karena kecerdasannya dalam strategi dan militer.

Khalid kerap dipuji karena keberhasilannya dalam pertempuran melawan Kekaisaran Byzantium, Kekaisaran Sassanid, dan sekutu-sekutu mereka termasuk juga suku-suku Arab di luar kekuasaan Khalifah.

"Suatu ketika Khalid masuk Persia, ia melihat ada orang sedang memegang racun yang dianggap paling kuat di Persia dan bisa membunuh peminumnya. Tidak ada kematian kecuali atas izin Allah subhanahu wa ta’ala kata Khalid sambil meminta racun tersebut," kata UAH.

Baca juga: Fatal, Inilah Penyebab Doa Tidak Akan Terkabul, Meski Rajin Sholat dan Tahajud

Baca juga: Ulama Terkenal Ingatkan Ayat Penting Ini Tiap Dibaca Usai Sholat, Dijamin Masuk Surga 

Dan benar, Khalid tidak merasakan sakit, apalagi sampai kehilangan nyawa. Hikmahnya, adalah keyakinan dan ketaqwaan bahwa takdir Allah lah menentukan batas hidup setiap orang, bukan makhluk. 

Ternyata, Khalid saat menenggak racun mematikan itu merapalkan doa memohon perlindungan pada Allah. Katanya, Bismillahilladzii laa yadhurru ma asmihi syaiun fil ardhi wa laa fis samaai wa huwas sami ul alim. 

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Artinya: “Dengan nama Allah Yang bersama NamaNya sesuatu apa pun tidak akan celaka baik di bumi dan di langit. Dialah Maha Medengar lagi maha Mengetahui. (HR. Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad)

Artinya : Dengan nama Allah Yang bersama NamaNya sesuatu apa pun tidak akan celaka, baik di bumi dan di langit. Dialah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Baca juga: Kisah Nabi Muhammad dan Dua Ayat Al Quran Paling Agung Turun, Pintu Langit Saat Itu Terbuka

Baca juga: Wanita Ini Bikin Emak-emak Kompleks Marah, Suami Mereka Mendadak Rajin Jogging

Kisah ini dikeluarkan oleh Imam Ahmad Rahimahullah dalam Kitab Fadla’ilush-Shahabah.

Dari Abu Al-Safar beliau berkata: Khalid bin Al-Walid mendatangi daerah kabilah Bani Ummul Marazibah, lalu mereka berkata kepada Khalid: Waspadalah dengan racun jangan sampai kamu menenggaknya kepadamu.

Khalid menjawab: Hidangkan lah racun itu, maka setelah didatangkan sebagian darinya, beliau mengambilnya kemudian meneguknya, beliau membaca Bismillah maka sedikit pun beliau tidak terkena dampaknya”.

Dari kisah ini, ada karomah dan hikmah betapa kuatnya Iman Khalid bin Al-Walid kepada Allah. Dia membuktikan manfaat membaca doa tersebut agar terhindar dari racun, penyakit, atau hal-hal yang tidak diinginkan.

(*/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved