Breaking News:

PAGAR Rumah Mendadak Lenyap tanpa Jejak, sebelumnya Baju dan Sepatu pun Hilang

Kejadian seperti itu bukan hanya terjadi sekali. Beberapa bulan lalu, tetangga lainnya juga pernah kehilangan sepatu dan baju yang dijemur di teras.

Penulis: Almazmur Siahaan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN/ALMAZMUR SIAHAAN
Pagar salah satu rumah di Gang Keluarga, Jalan Tuba IV, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai dicuri setelah rumah tersebut dua bulan tidak dihuni, Rabu (15/9/2021). 

Pagar Rumah di Jalan Tuba IV Dimaling Setelah Rumah 2 Bulan Tak Dihuni, Tetangga Curiga Maling Warga Setempat

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pagar salah satu rumah di Gang Keluarga, Jalan Tuba IV, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai dicuri setelah rumah tersebut dua bulan tidak dihuni, Rabu (15/9/2021).

Seorang warga, Taufik mengatakan, maling tersebut kemungkinan warga setempat yang sudah mengetahui keadaan rumah tersebut kosong.

Pagar salah satu rumah di Gang Keluarga, Jalan Tuba IV, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai dicuri setelah rumah tersebut dua bulan tidak dihuni, Rabu (15/9/2021).
Pagar salah satu rumah di Gang Keluarga, Jalan Tuba IV, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai dicuri setelah rumah tersebut dua bulan tidak dihuni, Rabu (15/9/2021). (TRIBUN-MEDAN/ALMAZMUR SIAHAAN)

"Rumahnya kosong sekitar dua bulanlah. Mungkin malingnya pikir karena rumah kosong, saya rasa orang-orang di sini juganya itu. Biasalah maling kampung, memang sasaran mereka kan penyewa seperti kita ini. Jadi dia sudah tahu kalau rumah ini kosong, makanya berani diambil,"

"Buktinya, pagar rumah saya juga seperti itu, persis modelnya. Jadi bisa juga langsung diangkat, karena biasanya juga enggak pernah saya gembok. Tengoklah, enggak diambil mereka kan pagar saya, karena mereka tahu ada orang di dalam rumah," ujar Taufik.

Taufik mengatakan, kejadian tersebut sudah laporkan kepada warga yang biasanya bertugas jaga malam.

"Kita sudah lapor bagian jaga malam. Tadi pagi mereka datang memantau ke sini, tapi belum tahu apa hasil dari pantauan tadi. Yah mudah-mudahan lah bisa dapat malingnya, atau pun pagarnya itu," katanya.

Menurut Taufik, pencurian pagar itu terjadi sekitar menjelang pukul 05.00 WIB.

"Sekitar jam 12an kami masih mengobrol di sini, jam setengah satulah kami bubar, kemudian saya tidur. Jam 3 saya terbangun mau buang air kecil, tapi saya enggak ada lihat ke luar, di dalam rumah saja. Saya enggak ada dengar suara apa-apa, berarti malingnya mungkin beraksi sekitar menjelang subuh," jelasnya.

Sekitar pukul 08.00 WIB, salah satu tetangga yang rumahnya berada di depan rumah kosong tersebut melihat kondisi rumah itu dan menyadari bahwa pagar rumah sudah hilang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved