Breaking News:

Rilis Perampokan Toko Emas

Pelaku Perampok Berhasil Gasak 6,8 Kilogram Emas dari 2 Toko, Kapolda :Setara dengan Rp 6,5 Milliar

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Simanjuntak mengatakan jumlah keseluruhan tersebut jika dirupiahkan mencapai Miliaran rupiah.

Penulis: Alvi Syahrin Najib Suwitra | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ALVI
Barang bukti berupa emas seberat 6,8 Kilogram saat di paparkan di Mapolda Sumut, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Kawanan pelaku perampokan emas yang terjadi di Pasar Simpang Limun menggasak emas dengan berat mencapai 6,8 Kilogram.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Simanjuntak mengatakan jumlah keseluruhan tersebut jika dirupiahkan mencapai Miliaran rupiah.

"Jumlah seluruhnya dari kedua toko Emas ini totalnya adalah 6,8 Kilogram, setara dengan Rp 6,5 Milliar," ujarnya saat konferensi pers di Mapolda Sumut, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Maia Estianty Rupanya Punya Penyakit yang Belum Sembuh, Akibatnya Wajah Istri Irwan Mussry Kemerahan

Ia mengatakan, barang hasil curian yang di rampok oleh para pelaku, tidak ada yang berkurang sedikitpun.

"Alhamdulillah itu lengkap. Tidak ada satu butir pun yang tercecer ataupun sempat terjual," ucapnya.

Panca menyebutkan, ketika diinterogasi ia belum mengakui keberadaan emas hasil perampokan tersebut.

Tak lama kemudian ia mengaku bahwa emas tersebut disimpan di atas plafon rumah orangtuanya.

Setelah dicari rupanya barang bukti tidak ditemukan.

Setelah itu polisi mencoba mencari dan emas tersebut ditemukan di belakang rumah orangtuanya yang disimpan di dalam tanah.

Dari temuan barang bukti tersebut Hendrik mengaku belum menjual perhiasan hasil perampokan tersebut.

Baca juga: Ini Pengakuan Taqy Malik Punya Ayah Menyimpang Gauli Ibunya, Mansyardian Malik Sampai Sumpah Pocong

Berdasarkan keterangan para pelaku dan barang bukti berupa rekaman CCTV usai merampok mereka melarikan diri ke lahan kosong yang berada di Jalan Balai Desa, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Disitu mereka membuka jaket, masker dan topi.

Sementara Hendrik pulang kerumahnya di Daerah Lubuk Pakam dan selanjutnya kabur ke Kabupaten Dairi membawa semua hasil rampokan. 

(Cr7/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved