Breaking News:

News Video

CURHAT PERAMPOK TOKO EMAS di Simpang Limun, Dijanjikan Uang Rp 100 Juta Hingga Rela Berbuat Nekat

Para pelaku perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun mengaku dijanjikan uang sebesar Rp 100 juta setelah hasil rampokannya laku terjual.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: M.Andimaz Kahfi

CURHAT PERAMPOK TOKO EMAS di Simpang Limun, Dijanjikan Uang Rp 100 Juta Hingga Rela Berbuat Nekat

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - CURHAT PERAMPOK TOKO EMAS di Simpang Limun, Dijanjikan Uang Rp 100 Juta Hingga Rela Berbuat Nekat.

Para pelaku perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun mengaku dijanjikan uang sebesar Rp 100 juta setelah hasil rampokannya laku terjual.

Hal itu dikemukakan oleh dalang perampokan tersebut yakni, Hendrik yang tewas ditembak mati polisi.

Bejo, alias Prayogi mengatakan usai merampok mereka pun singgah ke sebuah tanah kosong di Jalan Balai Desa, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Disitu Farel, Paul, Prayogi dan Dian memindahkan emas kedalam tas yang akan dibawa oleh Hendrik.

Hendrik meyakinkan mereka apabila emasnya terjual akan segera memberikan imbalan.

Tetapi sebelum ia pergi, mereka diberi uang sebesar Rp 4 Juta per orang.

"Katanya mau dikasih 100 Juta pak," Kata Bejo alias Prayogi saat ditanya Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, Rabu (15/9/2021).

Selain itu Hendrik juga meyakinkan mereka agar tetap bersabar hingga emasnya laku terjual.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved