Breaking News:

Buruh Bangunan Asal Perbaungan Ini Mampu Buat Pesawat Aeromodelling, Tinggi Bisa 500 Meter

Ditanya kesulitan membuat pesawat aeromodelling, Suherman mengatakan, pada saat merakit elektriknya, dan harganya juga cukup mahal. 

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ANIL
Pesawat aeromodelling milik Suherman warga di Gang Ali, Kelurahan Melati I, Kecamatan Perbaungan, Serdangbedagai, Sumatera Utara, Jumat (17/9/2021) 

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Siapa sangka seorang pria yang bekerja sehari-sehari sebagai buruh bangunan bernama Suherman(34) yang bertempat tinggal di Gang Ali, Kelurahan Melati I, Kecamatan Perbaungan, Serdangbedagai, Sumatera Utara, mampu membuat sebuah pesawat aeromodelling.

Sedikit informasi aeromodelling adalah suatu kegiatan yang mempergunakan sarana miniatur (model) pesawat terbang untuk tujuan rekreasi, edukasi, olahraga dan bisnis.

Saat wartawan www.tribun-medan.com menyambangi rumah Suherman, ia mengatakan sudah ada sekitar satu tahunan ia menekuni membuat pesawat aeromodelling. Dahulu awalnya ia seorang pembuat miniatur sepeda motor.

Baca juga: Cara Masak Gulai Ikan Asap Salai Khas Kabupaten Tapanuli Selatan Agar Lebih Wangi dan Empuk

"Nama pesawatnya ini aeromodelling. Untuk bahannya ini body kitnya dari box buah dilapisi lakban, rodanya dari sandal jepit ditambah elektrik-elektrik dan remotnya beli di online," ujar Suherman, Jumat (17/9/2021). 

Komponen yang ada di dalam pesawat aeromodelling yaitu, motor brushless, esc, dan komponen-komponen ini hampir mirip dengan komponen untuk membuat robotik dan drone.

Ditanya kesulitan membuat pesawat aeromodelling, Suherman mengatakan, pada saat merakit elektriknya, dan harganya juga cukup mahal. 

Selain itu, kesulitan lainnya pada saat mencari scalenya atau bodynya agar kelihatan seperti pesawat aslinya. Sedangkan, dibagian sayapnya, perlu perhitungan yang akurat dan yang paling utama di Centre Gravitasi (CG).

"Cara kerjanya dengan pesawat yang beneran hampir sama, cuma di mesinnya saja yang beda," ujar Suherman. 

Sementara itu, biaya yang dihabiskan untuk membuat satu unit pesawat aeromodelling bisa sampai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

"Sudah ada yang pernah beli, tapi hanya body kitnya saja, tidak sama mesin-mesinnya bang. Harganya sekitar Rp 800-900 ribuan. Ukurannya sama dengan pesawat Lion Air yang saya buat ini," ujar Suherman. 

Baca juga: WHATSAPP TERBARU Fitur Migrasi Chat iOS ke Android, Tapi Telegram Sindir Lebih Dulu Muncul

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved