Breaking News:

Hakim PN Medan 'Ngamuk', Terdakwa Pemilik Sabu Merokok Sambil Jalani Sidang Tuntutan dari Rutan

Terdakwa kasus kepemilikan sabu bikin hakim 'mengamuk' lantaran merokok saat sidang tuntutan

TRIBUN MEDAN/GITA 
Sidang tuntutan perkara sabu di Pengadilan Negeri Medan dengan terdakwa Nasrif Lutfi Alias Lutfi dan Ade Pranada Alias Ade di Pengadilan Negeri (PN) Medan. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Dua terdakwa kasus kepemilikan sabu masing-masing Nasrif Lutfi Alias Lutfi dan Ade Pranada alias Ade bikin hakim PN Medan 'mengamuk'.

Pasalnya, kedua terdakwa dengan pongahnya merokok sambil jalani sidang online pembacaan tuntutan.

Tak pelak, hakim pun memerintahkan jaksa penuntut umum (JPU) Toga Mulia Hutagaol untuk menghentikan pembacaan tuntutan terhadap kedua pecandu sabu tersebut. 

Baca juga: Dua Warga Aceh yang Hendak Menyelundupkan 3 Kg Sabu Terancam Hukuman Mati, Ini Modusnya

"Berhenti dulu pak jaksa, beliau (terdakwa) dimana ini? Buang rokok mu itu, buang rokok mu. Siapa yang ngasih rokok itu. Panggil pegawai di situ. Petugas kejaksaan dimana ini? Kok bisa begini lagi sidang pak Jaksa," amuk hakim Mohammad Yusafrihardi Girsang, Jumat (17/9/2021).

Melihat hakim ngamuk, jaksa mengatakan bahwa petugas kejaksaan berada di luar ruangan, sehingga tidak dapat memantau langsung para terdakwa yang disidang dari Rutan Tanjunggusta Medan.

"Di luar (petugas kejaksaan), enggak bisa masuk pak," kata jaksa.

Selanjutnya, hakim pun memerintahkan terdakwa memanggi pegawai rutan.

Baca juga: BNN Tangkap Residivis yang Kembali Edarkan Sabu di Jalan Parapat

Beberapa menit kemudian, pegawai  bernama Rudi berbicara pada hakim.

"Terdakwa di situ siapa yang ngawasi? Kamu yang ngawasi ya? Kalau lagi sidang boleh merokok enggak? Siapa nama Karutan?," cecar Hakim.

Pegawai rutan itu pun mengatakan bahwa nama Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Tanjunggusta Medan adalah Theo Adrianus Purba.

"Pak Theo, siap salah pak hakim," kata Rudi.

"Jangan siap salah aja, marwah pengadilan ini, ini sidang. Tolong bilangkan ke pak Theo jumpai pak Girsang di pengadilan, sampaikan. Kalau enggak kau sampaikan, nanti aku yang ke sana ya. Ku tunggu di sini," cetus hakim.

Baca juga: BNN Pematangsiantar Tangkap Residivis yang Kembali Edarkan Sabu di Jalan Parapat

Usai pegawai tersebut menyanggupi, hakim pun melanjutkan sidang dengan agenda tuntutan tersebut. 

"Antara kalian ada yang merokok, itu gak dibenarkan, ini pengadilan walaupun kalian di Rutan, sampai pak Theo pun disuruh panggil gara-gara ulah kalian," cetus Jaksa

Selanjutnya, JPU Toga pun menuntut kedua terdakwa dengan pidana penjara masing-masing selama 3 tahun atas kepemilikan sabu seberat 0,04 gram.(cr21/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved