Breaking News:

Nelayan Ketakutan Melihat Kapal Perang China di Natuna, Panglima Koarmada I Kerahkan TNI AL

Sejumlah nelayan di Kepulauan Riau, ketakutan melihat enam kapal China mondar-mandir di Laut Natuna Utara, Senin (13/9/2021).

Editor: Abdi Tumanggor
PCG
Kapal penjaga pantai China bernomor lambung 5204 saat berkunjung ke Manila Januari 2020. Kini kapal ini bercokol di ZEEI di Laut Natuna 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sejumlah nelayan di Kepulauan Riau, ketakutan melihat enam kapal China mondar-mandir di Laut Natuna Utara, Senin (13/9/2021).

Ketua Aliansi Nelayan Natuna Hendri menunjukkan sejumlah video yang diambil nelayan pada koordinat 6.17237 Lintang Utara dan 109.01578 Bujur Timur.

Dalam video itu terlihat enam kapal China berada di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia.

Kapal yang terlihat paling jelas adalah kapal destroyer Kunming-172.

”Nelayan merasa takut gara-gara ada mereka di sana, apalagi itu kapal perang. Kami ingin pemerintah ada perhatian soal ini supaya nelayan merasa aman saat mencari ikan,” kata Hendri saat dihubungi, Rabu (15/9/2021), dikutip dari Kompas.id.

Sementara Kepala Dinas Penerangan Komando Armada I TNI Angkatan Laut Letnan Kolonel Laode Muhammad mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan mengenai kehadiran enam kapal China yang dilihat nelayan di Laut Natuna Utara.

Namun, apabila ada kapal China yang mondar-mandir di ZEE Indonesia, biasanya kapal TNI AL akan membayangi dan melakukan komunikasi dengan mereka.

Laode mengatakan, ada empat kapal TNI AL yang bersiaga di Natuna, yakni KRI Diponegoro-365, KRI Silas Papare-386, KRI Teuku Umar-385, dan KRI Bontang-907.

”Yang jelas, kapal kami selalu ada di sana sehingga kalau ada kapal China yang masuk (teritorial RI), kami pasti membayangi,” ujar dia.

Baca juga: Libatkan 2 Pesawat Pembom Jenis B-52, TNI AU - US PACAF Gelar Latihan Bersama di Atas Laut Sulawesi

Baca juga: TNI AU dan United State of Pacific Air Force (US PACAF) Gelar Latihan Bersama di Atas Laut Sulawesi

Sementara itu, Panglima Koarmada I Laksamana Muda Arsyad Abdullah juga melakukan kunjungan di perairan Natuna. Tujuannya, untuk memastikan kehadiran unsur TNI AL di daerah operasi pada Kamis (16/9/2021). 

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved