Breaking News:

Picu Kerugian Ratusan Juta, Ini Wajah Sindikat Maling Kabel PLN

Sindikat maling kabel PLN yang menyebabkan kerugian ratusan juga akhirnya diringkus Polsek Serbelawan

Penulis: Kartika Sari | Editor: Array A Argus
HO
Sindikat maling kabel PLN di kawasan Serbelawan, Kabupaten Simalungun yang berhasil diringkus petugas.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIMALUNGUN - Delapan pencuri kabel MVTIC milik PLN sepanjang 690 meter di Simpang Pondok Genteng Nagori Dolok Ulu, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun diringkus polisi.

Penangkapan ini sebagai tindak lanjut atas laporan Manager PLN ULP Perdagangan Dio Putra Hasian.

Sebagai tindakan antisipatif dan agar pencurian tidak berulang, Dio Putra melaporkan kejadian ini ke Polsek Serbelawan pada tanggal 4 September 2021 dengan Laporan Polisi No. LP/56/IX/2021/SPKT/Sek-Lawan/Res.Simal/Polda Sumut.

Baca juga: Kurang Ajar, Dua Bandit Kampung Maling Kotak Infak untuk Main Game Online

Setelah mengajukan pelaporan, akhirnya Kepolisian Sektor Serbelawan membekuk maling kabel MVTIC tersebut.

Aksi ini langsung dipimpin oleh Kapolsek Serbelawan AKP Abdullah Yunus Siregar.

Akibat pencurian ini, ditaksir kerugian PLN sebesar Rp.276 juta.

Barang bukti hasil pencurian para pelaku tersebut telah dibawa dan diamankan pihak Polsek Serbelawan

“Kami seluruh manajemen PT PLN (Persero) menyampaikan terima kasih atas kerjasama pihak Polsek Serbelawan yang telah membantu menggagalkan aksi pencurian ini dan sangat mengapresiasi kerja keras kepolisian dalam menangkap para pelaku," ungkap Dio, Jumat (17/9/2021).

Baca juga: Kabel Listrik di Gedung RS Tipe C Milik Pemko Medan Dicuri Maling

Bahaya Pencurian Listrik

PT PLN (Persero) berharap agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang telah merugikan PLN dan masyarakat, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari. 

"Aksi pencurian ini sangat berbahaya, selain membahayakan pelaku pencurian dari sengatan listrik, juga merugikan pelanggan sekitar karena akan menyebabkan padamnya aliran listrik," ungkap Manager UP3 Pematang Siantar, Joy Mart Sihaloho.

Perlu diketahui bahwa kabel MVTIC (Medium Voltage Twisted Insulated Cable) merupakan kabel pilin udara berisolasi XLPE dan berselubung PVC berpegantungan kawat baja dengan tegangan 12/20 (24) KV dan merupakan salah satu penghantar aliran listrik untuk Tegangan Menengah. 

Baca juga: Kapolsek Medan Timur Janji Tangkapi Maling dan Pengedar Sabu di Jalan Lampu

Dalam proses pemasangan atau pembongkaran kabel MVTIC harus dilakukan oleh orang yang ahli di bidangnya dan mengikuti Standar Operational Procedure yang telah ditetapkan oleh PLN.

Atas kejadian ini, PT PLN (Persero) juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut mengawasi instalasi listrik di sekitar rumahnya. Jika menemukan oknum-oknum yang mencurigakan dapat melapor ke pihak yang berwenang sebagai langkah antisipatif.(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved