Breaking News:

Pengisian Direksi BUMD Kota Medan

Bobby Nasution Pastikan Timses yang Masuk Jajaran Direksi BUMD Berkompeten

Pemko Medan baru saja menunjuk sejumlah direksi BUMD. Dari nama-nama yang lolos, ada timses Bobby Nasution

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA
Panitia Seleksi direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Medan mengumumkan nama-nama peserta yang lolos hasil asesmen seleksi di tiga BUMD Kota Medan, Jumat (17/9/2021).(TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Panitia Seleksi direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Medan baru saja mengumumkan nama-nama peserta yang lolos hasil asesmen seleksi di tiga BUMD Kota Medan, Jumat (17/9/2021). 

Pengumuman tersebut dibacakan oleh Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Wiriya Alrahman di Ruang Rapat III Balai Kota Medan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa nama-nama direksi yang berhasil lolos merupakan tim sukses (Timses) pasangan Bobby-Aulia semasa kampanye Pilkada Medan 2020 lalu. 

Baca juga: 14 Orang Calon Direksi BUMD Dinyatakan Lulus Ujian Tertulis dan Penulisan Makalah, Berikut Daftarnya

Adapun Suwarno yang terpilih menjadi Dirut PUD Pasar yang saat masa kampanye merupakan Ketua Reborn (Relawan Bobby Nasution).

Dan juga Jansen Sihaloho politikus PDIP yang lolos menjadi Direktur Umum dan Keuangan PUD Rumah Potong Hewan.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Bobby Nasution mengatakan semua nama yang lolos merupakan mereka yang telah kompeten berdasarkan penilaian tim seleksi. 

"Itu tadi saya bilang mereka di atas kertas lolos, secara penilaian lolos, enggak mungkin yang enggak lolos, yang lolos ini di atas kertas harus bisa lolos juga di lapangan," kata mantu Presiden RI tersebut.

Baca juga: Hasil Asesmen Direksi BUMD Kota Medan Diumumkan, Berikut Daftar Nama Pengisi 12 Posisi Direksi

Dikatakannya, nantinya seluruh nama-nama yang telah lolos akan dievaluasi jika bekerja tidak sesuai dengan hasil seleksi yang dilakukan. 

"Makanya ini yang saya sampaikan, kita kerja ini perlu dievaluasi. Karena kita diawasi oleh pemerintah di atasan kita baik pemerintah provinsi ataupun pemerintah pusat. Kita nanti menetapkan kita evaluasi juga, kalau di atas kertasnya bagus, di lapangan bagus, kalau enggak bagus ya kita evaluasi," ungkapnya.(cr14/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved